Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati–Wabup Halut
- account_circle Redaksi
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

R24, HALUT-Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, di depan Kantor Bupati Halmahera Utara, pada senin pagi (30/3/2026),
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIT ini dihadiri sekitar 700 undangan, terdiri dari unsur Forkopimda, DPRD, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, hingga aparatur sipil negara (ASN).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Wakil Bupati Dasman Hi Ahmad beserta istri, Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa bersama anggota, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, serta sejumlah pejabat lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penayangan video capaian satu tahun kepemimpinan periode 2025–2030. Acara kemudian dilanjutkan dengan refleksi Wakil Bupati dan Bupati, launching buku satu tahun kepemimpinan, penandatanganan deklarasi lintas agama, pemotongan tumpeng, penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan, hingga pembagian hadiah lomba.
Dalam refleksinya, Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi Ahmad, menekankan pentingnya rasa syukur dalam setiap proses pembangunan. Ia menyampaikan bahwa perjalanan kepemimpinan yang dijalani bersama Bupati masih berada pada tahap awal.
“Perjalanan ini baru sekitar 100 kilometer dari total perjalanan panjang yang harus ditempuh. Masih ada 400 kilometer lagi yang harus kita lalui bersama,” ujarnya.
Kasman menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Kita harus mewariskan daerah yang damai, aman, dan penuh persaudaraan bagi generasi mendatang,” katanya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menyebut satu tahun kepemimpinan menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai capaian dan tantangan.
Ia mengakui, pemerintah daerah sempat menghadapi tekanan keuangan yang berdampak pada pelayanan kesehatan. Namun, secara bertahap kondisi tersebut mulai diperbaiki, termasuk dalam layanan BPJS Kesehatan.
Di sektor ekonomi, Halmahera Utara menunjukkan tren pertumbuhan positif. Dari sebelumnya minus 0,10 persen, pertumbuhan ekonomi meningkat hingga sekitar 3,85–3,95 persen pada tahun 2025.
“Pertumbuhan ini tidak hanya ditopang sektor pertambangan, tetapi juga sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh hampir 4 persen,” jelasnya.
Selain itu, penyerapan tenaga kerja dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan, dengan capaian sekitar 70,50. Pemerintah daerah juga terus mendorong reformasi birokrasi melalui peningkatan transparansi, pencegahan korupsi, serta penerapan manajemen talenta berbasis kompetensi.
Bupati turut menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan sebagai kunci utama pembangunan. Ia mengimbau ASN agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu konflik.
“Jika ada persoalan, harus segera ditangani dan tidak dibiarkan meluas,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat pelayanan yang belum maksimal, serta mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak.
Kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan ini berakhir pukul 12.20 WIT dalam keadaan aman dan lancar. Pemerintah daerah berharap momentum ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan di Halmahera Utara.
- Penulis: Redaksi
