Membuka Buku, Memperluas Pikiran, Nusliko Park Jadi Lokasi Camping Di Kawasan Wiasta
- account_circle Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar

Redaksi24, HALTENG – Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Camping Literasi yang berlangsung di Nusliko Park, Weda, Kamis (23 /01/26)
Kegiatan yang mengusung tema “Membuka Buku, Memperluas Pikiran, Menulis Masa Depan” ini dihadiri oleh Kepala BKPSDM Halteng Arman Alting selaku Pembina Literasi Halmahera Tengah, Kasat Lantas Polres Halteng IPTU Masqun Abdukish, Kapolsek Weda IPTU Michael Chandra Lobiua, perwakilan Koramil 1512/Weda Sertu Nicolas, perwakilan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Camat Weda, para kepala desa, serta peserta dan panitia kegiatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahlan Djumadil menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Camping Literasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang dikemas secara kreatif melalui petualangan alam.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan Camping Literasi ini. Selain belajar, peserta juga mendapatkan pengalaman petualangan alam. Apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia PKBM Were Mandiri dan seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan yang sangat baik ini,” ujar Ahlan.
Ia juga mengaku bangga terhadap inovasi kepemudaan yang dihadirkan melalui gerakan literasi tersebut. “Saya bangga atas inovasi kepemudaan ini. Gerakan cerdas seperti ini sangat luar biasa dalam membangun kesadaran, terutama bagi generasi muda di Halmahera Tengah,” tambahnya.
Wakil Bupati turut memberikan apresiasi khusus kepada PKBM Were Mandiri yang dinilainya konsisten membantu pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia generasi muda. “Selama hampir tiga tahun, PKBM Were Mandiri telah membantu pemerintah daerah mengembangkan SDM generasi muda. Sudah empat kali mengirim anak-anak muda ke Kampung Inggris Pare, Jawa Timur, untuk pengembangan potensi SDM, khususnya penguasaan bahasa asing. Ini kontribusi yang sangat luar biasa bagi daerah,” ungkapnya.
Terkait lokasi kegiatan, Ahlan Djumadil juga menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk mengaktifkan kembali Nusliku Park sebagai ruang kegiatan publik. “Nusliku Park ini sudah lama tidak digunakan untuk kegiatan seperti ini. Insyaallah, bersama Bupati, setelah Lebaran Idulfitri nanti, lokasi ini akan kembali dibuka agar kegiatan-kegiatan positif seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Camping Literasi bukan sekadar perkemahan biasa. “Hari ini kita tidak hanya mendirikan tenda atau menikmati suasana alam, tetapi kita sedang membangun imajinasi, cita-cita, dan semangat menulis. Ini adalah investasi masa depan melalui pembinaan generasi muda,” tegasnya.
Menurutnya, di era informasi saat ini, literasi tidak hanya terbatas pada membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan mengelola informasi dan komunikasi secara cerdas demi masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua Panitia Camping Literasi, Zulkifli Ali, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Halmahera Tengah atas dukungan dan partisipasi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan meliputi camping literasi, panggung ekspresi, serta seni pertunjukan. Kegiatan yang telah dilaksanakan untuk kedua kalinya ini berfokus pada penguatan metodologi membaca dan menulis, storytelling, serta edukasi intensif yang dipadukan dengan suasana alam terbuka.
Ketua PKBM Were Mandiri, Bakir Usman, dalam penutupannya menyampaikan komitmen lembaganya dalam pengembangan SDM melalui gerakan literasi. “PKBM Were Mandiri berdiri sejak 2011 dan tetap berkomitmen meningkatkan kualitas SDM melalui gerakan literasi. Hingga 2026 ini, komitmen itu tetap kami pegang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa PKBM Were Mandiri bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Halmahera Tengah melalui pemerintah desa dan Kecamatan Weda telah mengirimkan lebih dari 100 anak muda untuk belajar di Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur.” Tutup
- Penulis: Redaksi

