Bupati Piet Hein Babua Sambut Tim Kemanusiaan, Tegaskan Komitmen Pemkab Halut Tangani Pascabencana
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Piet Hein Babua Sambut Tim Kemanusiaan
TOBELO – Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menyambut langsung kepulangan Tim Gabungan Penanganan Bencana yang telah 14 hari bertugas membantu warga terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara. Penyambutan berlangsung di Pelabuhan Tobelo, Kamis (23/1), dengan suasana penuh haru dan apresiasi.
Di hadapan ratusan personel gabungan, Bupati menyampaikan rasa syukur atas selesainya misi kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan seluruh anggota tim menjadi prioritas utama pemerintah daerah selama operasi berlangsung.
“Bersyukur kepada Tuhan karena saudara-saudara dapat kembali dalam keadaan sehat setelah menjalankan tugas kemanusiaan selama 14 hari. Ini adalah bentuk pengabdian luar biasa bagi masyarakat Halmahera Utara,” ujar Piet Hein Babua.
Menurut Bupati, keberhasilan penanganan darurat di Desa Doitia menunjukkan soliditas dan sinergi antarinstansi di bawah koordinasi pemerintah daerah. Ia menilai kerja cepat dan terukur yang dilakukan tim menjadi bukti komitmen Pemkab Halut dalam merespons setiap bencana secara tanggap.
Bupati juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang tergabung dalam tim, mulai dari TNI/Polri, Tagana, Satpol PP, BPBD, PMI, Tim SAR hingga tenaga kesehatan. Ia menekankan bahwa kerja kemanusiaan tidak hanya soal fisik, tetapi juga menyangkut empati dan kepedulian terhadap warga terdampak.
Tak lupa, Piet menyampaikan penghormatan kepada keluarga para anggota tim yang telah merelakan waktu bersama demi tugas negara. Ia menyebut pengorbanan tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial yang patut diapresiasi.
Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mengupayakan langkah lanjutan, terutama normalisasi sungai dan penguatan infrastruktur pengendali banjir agar peristiwa serupa tidak terus berulang.
Ia secara khusus menyoroti kondisi Sungai Doitia yang perlu penanganan komprehensif. Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi teknis akan terus dilakukan guna memastikan solusi jangka panjang bagi masyarakat Loloda Utara.
Setelah prosesi penyambutan di pelabuhan, Bupati turut mengarahkan evaluasi internal di kantor BPBD sebagai bagian dari pembenahan sistem respons bencana ke depan. Ia ingin setiap pengalaman di lapangan menjadi bahan perbaikan kebijakan.
“Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga. Kita ingin Halmahera Utara semakin kuat menghadapi setiap tantangan, termasuk bencana alam,” tegasnya, menutup rangkaian kegiatan penyambutan Tim Gabungan.
- Penulis: Redaksi
