Wabup Halut Buka Forum Lintas Perangkat Daerah, Bahas Penyusunan RKPD 2027
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
- print Cetak

R24, HALUT–Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi Ahmad, secara resmi membuka kegiatan Forum Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dalam sambutannya, Wabup Kasman menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian penting dari tahapan perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan tersebut menjadi wadah sinkronisasi antar perangkat daerah dalam merumuskan program pembangunan sesuai tugas dan fungsi masing-masing, guna meningkatkan kualitas perencanaan yang lebih baik dan terarah.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan RKPD dilakukan melalui berbagai pendekatan, yakni politik, teknokratik, partisipatif, serta kombinasi bottom-up dan top-down. RKPD Tahun 2027, lanjutnya, disusun dengan berpedoman pada dokumen RKP 2027, RPJPD Kabupaten Halmahera Utara 2025–2045, serta RPJMD 2025–2029, dengan fokus pada keterkaitan prioritas pembangunan dan arah kebijakan yang akan dijalankan.
“Visi Kabupaten Halmahera Utara yaitu Terwujudnya Masyarakat Halmahera Utara yang Setara, Maju dan Berkelanjutan menjadi landasan utama. Adapun tema RKPD Tahun 2027 adalah Menata Konektivitas dan Tata Kelola Wilayah untuk Memperkuat Integrasi Kawasan dan Efektivitas Pelayanan Publik,” ujar Kasman.
Menurutnya, tema tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengurangi ketimpangan, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Wabup juga menegaskan bahwa tahun 2027 akan menjadi periode strategis dalam perjalanan pembangunan daerah, sehingga diperlukan perencanaan yang matang serta kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, penetapan target indikator makro menjadi aspek penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan.
Adapun target indikator makro Tahun 2027 yang disampaikan meliputi:
Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 3,88 persen;
Angka kemiskinan ditekan hingga 4,01 persen;
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan meningkat menjadi 71,50;
Tingkat Pengangguran Terbuka ditargetkan turun menjadi 5,62 persen.
Lebih lanjut, Kasman mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperhatikan sejumlah hal penting, di antaranya menyelaraskan program dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam RPJMN 2025–2029, serta menjadikan program tahun 2027 sebagai instrumen dalam memperkuat konektivitas wilayah dan efektivitas pelayanan publik.
Selain itu, OPD juga diminta mengoptimalkan capaian indikator kinerja daerah, memperhatikan kondisi fiskal daerah yang dipengaruhi penurunan dana transfer pusat, serta memaksimalkan sumber pendanaan dari APBD Provinsi maupun APBN.
“Pimpinan OPD juga perlu memastikan proses perencanaan melalui SIPD berjalan dengan baik, serta menjamin ketersediaan data yang akurat dalam penyusunan dokumen perencanaan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Wabup berharap seluruh peserta dapat mengikuti forum hingga selesai dan menghasilkan kesepakatan yang mampu menjawab berbagai isu strategis pembangunan daerah. Hasil forum ini nantinya akan menjadi bahan dalam Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten yang dijadwalkan pada 30 Maret 2026.
- Penulis: Redaksi
