Pemda Halmahera Utara Terjunkan Excavator, Buka Akses Jalan Pasca Banjir dan Longsor di Loloda Utara
- account_circle EB
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 90
- comment 0 komentar

Redaksi24, HALUT– Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara terus melakukan upaya pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kecamatan Loloda Utara. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membuka kembali akses jalan yang sempat terputus akibat material longsor.
Untuk mendukung proses tersebut, Pemda Halmahera Utara menerjunkan dua unit alat berat excavator yang dimobilisasi melalui jalur darat menuju lokasi terdampak.
Pelepasan alat berat dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, di Posko Penanganan Banjir dan Tanah Longsor Kantor BPBD Halut pada Senin, 19 Januari 2026. Selain dua unit excavator, turut dimobilisasi dua unit tronton, satu unit dump truck, serta satu unit truk TNI yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional di lapangan.
Pengerjaan jalan dilakukan oleh tenaga teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Halmahera Utara di bawah komando Kepala Dinas PUTR, Williams Jesajas. Alat berat melintasi sejumlah desa, termasuk Desa Pocao, hingga akhirnya mencapai Desa Dorume.
Pada Senin, 26 Januari 2026, dua unit excavator berhasil melewati rintangan terberat di kawasan Gunung Mangga Dorume, dengan longsoran sepanjang kurang lebih 40 meter, sebelum tiba di sekitar permukiman warga Desa Dorume.
“Sekarang alat dan dump truck sudah berada di sekitar rumah warga Desa Dorume, Kecamatan Loloda Utara, setelah melewati beberapa desa dan juga Gunung Mangga Dorume yang mengalami longsoran sekitar 40 meter,” jelas Williams.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, melalui sambungan telepon, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembukaan akses jalan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUTR dan seluruh pihak terkait yang telah membantu pengerjaan akses jalan hingga saat ini sudah menembus Desa Dorume, Kecamatan Loloda Utara,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, pengerjaan jalan akan terus dilanjutkan hingga menjangkau desa-desa lain yang masih terisolasi akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 6 hingga 7 Januari 2026 lalu.
- Penulis: EB
- Editor: Redaksi24

