Sinergi Pemkab Halut dan TNI AL, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan ke Wilayah Terdampak
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- print Cetak

Sinergi Pemkab Halut dan TNI AL, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan ke Wilayah Terdampak
TOBELO – Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, bersama Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad dan unsur Forkopimda secara resmi menerima kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia, KRI Gulamah 869, di perairan Tobelo, Halmahera Utara. Kapal tersebut membawa misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut.
Kedatangan KRI Gulamah 869 dipimpin langsung oleh Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Andri Kristianto, M.Han, bersama Komandan Kapal Mayor Laut (P) Rian Prasetian dan 44 personel TNI Angkatan Laut. Penyambutan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan atas solidaritas TNI AL terhadap masyarakat Halmahera Utara.
Dalam penyampaiannya, Laksamana Pertama TNI Andri Kristianto menyatakan keprihatinan mendalam atas bencana yang menimpa warga. Ia menegaskan bahwa kehadiran Koarmada III merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan TNI Angkatan Laut.
“Kami mendoakan agar masyarakat yang terdampak tetap diberikan kekuatan, tetap semangat, dan segera pulih kembali,” ujar Andri Kristianto.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam menangani dampak bencana. Menurutnya, respons tanggap darurat yang dilakukan pemerintah daerah telah membantu mempercepat proses pemulihan di lapangan.
Andri menambahkan, bantuan kemanusiaan tersebut merupakan instruksi langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) agar TNI AL hadir membantu masyarakat yang terdampak. Untuk teknis penyaluran bantuan, pihaknya mempercayakan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara agar tepat sasaran sesuai data korban terdampak.
Sementara itu, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan terima kasih atas gerakan kemanusiaan dari Koarmada III yang telah hadir langsung di Tobelo. Ia menilai kehadiran TNI AL tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga semangat dan dukungan moral bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Halmahera Utara, kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian Koarmada III. Bantuan ini akan langsung kami serahkan sesuai data korban terdampak agar benar-benar memberikan manfaat,” kata Bupati.
Menurut Bupati, tahap awal distribusi bantuan akan difokuskan kepada masyarakat di Kecamatan Loloda Utara yang mengalami dampak cukup parah akibat banjir dan tanah longsor. Pemerintah daerah memastikan seluruh bantuan akan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
Kehadiran KRI Gulamah 869 di Halmahera Utara menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam misi kemanusiaan. Pemerintah berharap dukungan berbagai pihak dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak serta menguatkan solidaritas kebangsaan di tengah bencana.
- Penulis: Redaksi
