Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Berhati Mulia, IMS Lunasi Tunggakan ADD 50 Desa Tahun 2020 di Halteng.

Berhati Mulia, IMS Lunasi Tunggakan ADD 50 Desa Tahun 2020 di Halteng.

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 6 Sep 2024
  • visibility 259
  • comment 0 komentar

Redaksi24,Halteng – Anggaran Dana Desa (ADD) merupakan dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus.

Namun mirisnya ADD tahun 2020 untuk 50 desa di Kabupaten Halmahera Tengah saat kepemimpinan Bupati sebelumnya Edi Langkara (Elang) tak dibayar sama sekali.

Beruntung, tunggakan ADD untuk 50 desa itu diketahui mantan Pj Bupati Ikram M Sangadji sehingga IMS langsung membayarkan tunggakan tersebut dengan lunas.

“Dari 61 desa di Halteng, 11 desa sudah terbayar sementara 50 Desa yang lain belum terbayar di jaman Bupati Edi Langkara, sehingga melalui kebijakan Pj. Bupati Ikram M. Sangadji harus membayar, karena ini menyangkut gaji dan insentif aparatur desa,” ucap Juru Bicara IMS-ADIL, Hairudin Amir.

Menurutnya, ADD bagi masyarakat di desa sangatlah penting, untuk membiaya program-program pembangunan masyarakat di desa.

Baik untuk kebutuhan infrastruktur desa, maupun untuk meningkatkan layanan kualitas pendidikan, kesehatan dan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa termasuk membayar gaji dan insentif aparatur desa.

“Tapi ADD tahun 2020 sejak kepemimpinan Edi Langkara tak dibayar, barulah tunggakan itu dibayar tahun 2023 setelah Ikram M Sangadji menjadi Penjabat Bupati Halteng,” ucap Hairudin Amir.

Sebanyak 50 desa di Halmahera Tengah itu akhirnya menerima pelunasan gaji dan insentif bagi aparatur desa yang tertunggak sejak tahun 2020, secara bertahap. Pelunasan sisa tunggakan sebesar Rp7,7 miliar telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2023.

Penyerahan gaji dan insentif aparatur desa saat itu dilakukan oleh mantan Penjabat Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji (IMS), di Desa Yondeliu, Kecamatan Patani, Halmahera Tengah pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Tunggakan hak gaji dan insentif bagi aparatur desa bervariasi di 61 desa Halteng. “Beberapa desa mengalami tunggakan selama 3, 4, bahkan 5 hingga 6 bulan, dan dibayar dengan alokasi anggaran Rp7.7 milyar,” sebutnya.

Untuk itu langkah dan kebijakan yang diambil IMS harus diapresiasi dan disyukuri sebab telah hadir sosok pemimpin yang begitu memahami kepentingan masyarakat dan keluhan masyarakat.

“Jadi kehadiran IMS adalah anugerah, untuk itu pelu jaga dan didukung sehingga membawa kesejahteraan bagi daerah dan masyarakat,” tuturnya. (red)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu Cairkan 40 Persen Anggaran Pilkada 2024

    Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu Cairkan 40 Persen Anggaran Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Redaksi24,Pulau Taliabu– Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, telah mencairkan 40 persen dari total anggaran untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Taliabu, Moh Ridwan Aziz, dalam keterangannya pada Kamis (30/05/2024). Ridwan Aziz menyebutkan bahwa pencairan anggaran tahap pertama ini mencakup alokasi […]

  • Polsek Sanana Berbagi Takjil serta Sembako Ramadhan

    Polsek Sanana Berbagi Takjil serta Sembako Ramadhan

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Redaksi24, SANANA – Kepolisian Sektor Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, kembali menggelar kegiatan sosial dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan. Pada Rabu (5/3/2025), Polsek Sanana melakukan pembagian takjil dan sembako kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di depan Mapolsek Sanana. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sanana, AKP Junaidi Sawal, bersama anggota Polsek dan […]

  • Bank Indonesia Sosialisasi Uang Rupiah

    Bank Indonesia Sosialisasi Uang Rupiah

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku Utara menggelar sosialisasi program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah kepada Sejumlah Jurnalis Liputan Ekonomi. Post Views: 474

  • Polres Sula Gelar Press Realese Kasus Narkoba Dan Penikaman

    Polres Sula Gelar Press Realese Kasus Narkoba Dan Penikaman

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    R24,Sula-Polres Kepulauan Sula- Kasat Reskrim Iptu Renaldi Anwar (tengah) di dampingi Kasat Narkoba IPDA Tomi Faldin dan KBO Lantas (kanan) Kasi Humas IPDA Taufik R.A Hasby (kiri) memberikan keterangan terkaid kasus narkoba dan penikaman di Polres Sula, Jumat (14/6/24). Personil Satuan Reserse Narkotika melakukan penangkapan terhadap HH alias Marlo dengan kasus narkotika jenis sabu di […]

  • Peduli Pengguna Jalan, Satlantas Polres Halteng Laksanakan Aksi Sosial Jumat Berkah

    Peduli Pengguna Jalan, Satlantas Polres Halteng Laksanakan Aksi Sosial Jumat Berkah

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Redaksi24, Weda – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Halmahera Tengah (Halteng) menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah pada Jumat, 21 Februari 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Halteng, Iptu Masqun Abdukish, S.H., M.Si, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pengguna jalan. Dalam kegiatan tersebut, anggota Satlantas membagikan makanan dan minuman kepada pengendara serta […]

  • Warga Kawasi Nilai Narasi WALHI Malut Merendahkan Martabat Mereka

    Warga Kawasi Nilai Narasi WALHI Malut Merendahkan Martabat Mereka

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sofifi,Redaksi24- Warga Kawasi, Halmahera Selatan, menyampaikan keberatan terhadap narasi kampanye lingkungan yang dibawa Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). Mereka menilai tudingan seperti “Kawasi itu orang miskin” hingga “minum air lumpur” bukan hanya tidak sesuai fakta, tetapi juga merendahkan martabat masyarakat. Warga Kawasi yang enggan namanya dipublikasikan, menyebut narasi tersebut telah keluar dari substansi isu lingkungan […]

expand_less