Membangun Masa Depan Anak Negeri Kawasi: Komitmen Harita Nickel Dalam Momentum Hari Gizi Nasional 2026
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar

HALSEL, R24– Peringatan Hari Gizi Nasional tahun ini menjadi momentum refleksi penting bagi pemenuhan nutrisi generasi muda di lingkar tambang. Berawal dari pemindahan sekolah ke Kawasi Baru pada tahun 2023, Harita Nickel secara konsisten menjalankan program pemberian makanan bergizi gratis yang kini telah menjadi jantung produktivitas bagi ratusan siswa di wilayah operasionalnya.
Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso menyampaikan, program ini lahir dari sebuah kebutuhan mendesak. Saat pemindahan sekolah pertama kali dilakukan, belum tersedianya fasilitas kantin menjadi tantangan bagi siswa untuk mendapatkan asupan energi saat belajar. Harita Nickel melihat hal ini bukan sekadar kendala logistik, melainkan peluang untuk meningkatkan standar kesehatan siswa.
“Tujuan utama kami adalah memenuhi kebutuhan gizi siswa guna mendorong fokus, konsentrasi, dan prestasi akademik. Gizi yang baik adalah fondasi utama produktivitas belajar,” ungkap Broto.
Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 232 Siswa jenjang SMP Loji Permai Kawasi dan SMA Tunas Muda, 22 Tenaga Pengajar dan Keamanan serta Tim Operasional pendukung seperti kondektur bus sekolah.
Broto menambahkan, setiap hari sekolah, distribusi dilakukan dalam dua tahap berupa snack sehat pada pukul 08.00 WIT dan makan siang bergizi pada pukul 10.30 WIT, ini untuk memastikan energi siswa tetap terjaga dari awal hingga akhir jam pelajaran.
Menariknya, program ini tidak hanya menyehatkan siswa, tetapi juga menghidupkan ekonomi warga. Harita Nickel memberdayakan katering lokal berbasis UMKM di sekitar lingkar tambang sebagai penyedia menu harian. Standar keamanan pangan pun dijaga ketat melalui kerja sama dengan tim safety food perusahaan untuk menjamin kualitas bahan baku yang digunakan.
Dampak positif pun mulai terlihat nyata. Data internal menunjukkan adanya tren peningkatan kehadiran siswa di sekolah. Para guru dan orang tua pun menyambut baik inisiatif ini, merasa tenang karena pemenuhan nutrisi anak-anak mereka terjamin selama berada di lingkungan sekolah.
“Tingkat kehadiran siswa cenderung naik. Program ini juga meningkatkan permintaan bahan pangan lokal, yang secara langsung berdampak pada pendapatan petani dan pelaku UMKM,” jelasnya.
Meski berjalan sukses, tantangan tetap ada. Variasi menu menjadi catatan penting agar siswa tidak merasa bosan dengan jenis makanan yang serupa setiap harinya. Hal ini menjadi bahan evaluasi perusahaan untuk terus berinovasi dalam penyajian menu yang menggugah selera namun tetap sehat.
Selain itu, guna makan bergizi ini tetap berjalan, Harita Nickel memiliki visi besar untuk SDM lokal. Ke depan, perusahaan berencana memperluas jenis layanan lainnya yakni berupa pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis ke desa-desa lain.
“Kedepan kita juga melakukan integrasi edukasi, dengan menggabungkan pemberian makanan dengan kampanye pola hidup sehat dan edukasi gizi secara masif. Agenda ini diharapkan jadi momentum seluruh pihak bahwa pemenuhan gizi adalah bentuk kepedulian dan partisipasi bersama. Harita juga sedang menginisiasi secara bertahap pemenuhan variasi gizi atau bahan baku dari petani dampingan Harita,” ujar Broto.
Sementara itu, melalui program ini Harita Nickel berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara fisik, demi kemajuan berkelanjutan di wilayah Maluku Utara.
***
Tentang Harita Nickel
- Penulis: Redaksi

