Breaking News
light_mode
Beranda » Pariwisata » Ketapel: Mainan Tradisional Masa Kecil

Ketapel: Mainan Tradisional Masa Kecil

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
  • visibility 914
  • comment 0 komentar

Redaksi24-Ketapel yang juga dikenal dengan sebutan “senapan kayu” di berbagai daerah, merupakan mainan tradisional yang populer di kalangan anak-anak desa. Walaupun kesederhanaannya, ketapel memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak di pedesaan Indonesia.

Sejarah ketapel bermula jauh ke masa lalu, terutama di wilayah pedesaan, di mana alat ini digunakan untuk berburu atau menangkap burung kecil. Bentuknya yang sederhana namun efektif membuat ketapel mudah dibuat dan digunakan oleh masyarakat desa untuk berburu kebutuhan pangan sehari-hari. Alat ini kemudian bertransformasi menjadi mainan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Ketapel pada umumnya terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan anak-anak desa. Kayu, getah pohon, dan karet merupakan bahan utama dalam pembuatan ketapel. Anak-anak desa biasanya mencari cabang pohon yang lentur, kemudian membentuknya menjadi huruf Y, lalu memasang karet yang elastis di kedua ujung cabang tersebut. Karet yang digunakan sering kali diperoleh dari potongan ban bekas atau karet sepatu.

Selain untuk berburu, ketapel menjadi mainan yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Mereka sering menggunakannya untuk menembakkan batu kecil, potongan kayu, atau benda lain ke sasaran tertentu, seperti botol atau kaleng bekas. Aktivitas ini menguji ketangkasan dan keterampilan dalam memanipulasi ketapel, menjadikannya tantangan yang menyenangkan.

Bagi anak-anak desa, ketapel bukan hanya sekadar alat mainan, melainkan juga sebuah simbol kreativitas. Mereka dapat memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar mereka untuk menciptakan alat yang menyenangkan, sekaligus mengasah keterampilan motorik halus. Ketapel menjadi sarana bagi mereka untuk berimajinasi dan mengembangkan kemampuan mereka dalam hal koordinasi mata dan tangan.

Meski banyak orang menganggap ketapel hanya sebagai mainan anak-anak, dalam kenyataannya alat ini memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa. Selain digunakan untuk berburu burung atau binatang kecil, ketapel juga sering dimanfaatkan untuk menjaga kebun dari hama atau merusak tanaman yang dianggap merugikan.

Meskipun saat ini ketapel lebih dikenal sebagai mainan, pentingnya alat ini dalam kehidupan masyarakat desa tidak dapat dipandang sebelah mata. Dalam beberapa kasus, ketapel bahkan menjadi alat yang vital dalam memastikan ketahanan pangan masyarakat desa, terutama di daerah-daerah terpencil.

Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, ketapel semakin jarang dimainkan oleh anak-anak di kota. Namun, di banyak desa, ketapel tetap menjadi bagian dari budaya masa kecil yang tidak tergantikan. Anak-anak desa yang masih memainkan ketapel hingga kini, menjadikannya sebagai kenangan manis yang terus diwariskan.

Ketapel mungkin sudah jarang ditemukan di kalangan anak-anak kota, tetapi di desa-desa, ketapel tetap menjadi simbol dari kreativitas dan kesederhanaan yang khas. Ketapel mengingatkan kita akan pentingnya menjaga tradisi dan mengenang kembali masa kecil yang penuh keceriaan, meskipun dengan alat yang sederhana.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situasi Terkini Banjir Jabodetabek

    Situasi Terkini Banjir Jabodetabek

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Redaksi24, Jakarta-Hujan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah pada Senin (3/3) menyebabkan banjir di Kota Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi dan Kabupaten Tangerang. BPBD DKI Jakarta melaporkan banjir melanda dua area kota administrasi yakni Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan tinggi muka air mencapai 300 sentimeter. BPBD mencatat sebanyak 323 unit rumah dan […]

  • Meriahnya Festival Marabose di Halmahera Selatan

    Meriahnya Festival Marabose di Halmahera Selatan

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    R24,Halsel-Kirab budaya Festival Marabose di Pulau Bacan kabupaten halmahera selatan Maluku utara. Festival ini menampilkan ragam budaya dari berbagai suku Nusantara.     Post Views: 243

  • Erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-laki: Kembali Erupsi, Pemerintah Himbau Warga Bertahan di Pengungsian

    Erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-laki: Kembali Erupsi, Pemerintah Himbau Warga Bertahan di Pengungsian

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Redaksi24- JAKARTA – Gunungapi Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada Jumat (8/11) siang. Erupsi pertama terjadi pada pukul 13.55 WITA dengan tinggi kolom letusan teramati 4.000 meter di atas puncak. Berselang satu menit kemudian, kembali terjadi erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati mencapai 10 kilometer di atas puncak. Erupsi pada siang hari ini mengakibatkan sebagian wilayah […]

  • Buntut Intimidasi, Puluhan Jurnalis Gelar Aksi Protes Terhadap KPU Maluku Utara

    Buntut Intimidasi, Puluhan Jurnalis Gelar Aksi Protes Terhadap KPU Maluku Utara

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Redaksi24,Ternate – Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam berbagai organisasi pers, termasuk Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Maluku Utara, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara, Kamis (26/9). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan intimidasi yang dialami […]

  • Perjuangan Pahlawan Harus Diteruskan dengan Pengabdian dan Ketulusan

    Perjuangan Pahlawan Harus Diteruskan dengan Pengabdian dan Ketulusan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Humas polda malut
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Redaksi24, SofifI-Polda Maluku Utara menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 dengan tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.” berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Malut, Sofifi, Senin, (10/11/2025). Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M. Napiun, dan diikuti pejabat utama Polda serta seluruh peserta upacara dari berbagai satuan kerja. Dalam amanatnya, […]

  • KFC, Resmi Dibuka di Kota Tobelo Halmahera Utara photo_camera 7

    KFC, Resmi Dibuka di Kota Tobelo Halmahera Utara

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Redaksi24.com – Restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) resmi dibuka di Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, pada Rabu (1/10/2025). Peresmian Grand Opening KFC Tobelo ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, yang hadir langsung sejumlah pejabat maupun pemiliknya. Kehadiran KFC di Tobelo diharapkan dapat menjadi pilihan baru […]

expand_less