Breaking News
light_mode
Beranda » Pariwisata » Ketapel: Mainan Tradisional Masa Kecil

Ketapel: Mainan Tradisional Masa Kecil

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
  • visibility 805
  • comment 0 komentar

Redaksi24-Ketapel yang juga dikenal dengan sebutan “senapan kayu” di berbagai daerah, merupakan mainan tradisional yang populer di kalangan anak-anak desa. Walaupun kesederhanaannya, ketapel memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak di pedesaan Indonesia.

Sejarah ketapel bermula jauh ke masa lalu, terutama di wilayah pedesaan, di mana alat ini digunakan untuk berburu atau menangkap burung kecil. Bentuknya yang sederhana namun efektif membuat ketapel mudah dibuat dan digunakan oleh masyarakat desa untuk berburu kebutuhan pangan sehari-hari. Alat ini kemudian bertransformasi menjadi mainan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Ketapel pada umumnya terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan anak-anak desa. Kayu, getah pohon, dan karet merupakan bahan utama dalam pembuatan ketapel. Anak-anak desa biasanya mencari cabang pohon yang lentur, kemudian membentuknya menjadi huruf Y, lalu memasang karet yang elastis di kedua ujung cabang tersebut. Karet yang digunakan sering kali diperoleh dari potongan ban bekas atau karet sepatu.

Selain untuk berburu, ketapel menjadi mainan yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Mereka sering menggunakannya untuk menembakkan batu kecil, potongan kayu, atau benda lain ke sasaran tertentu, seperti botol atau kaleng bekas. Aktivitas ini menguji ketangkasan dan keterampilan dalam memanipulasi ketapel, menjadikannya tantangan yang menyenangkan.

Bagi anak-anak desa, ketapel bukan hanya sekadar alat mainan, melainkan juga sebuah simbol kreativitas. Mereka dapat memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar mereka untuk menciptakan alat yang menyenangkan, sekaligus mengasah keterampilan motorik halus. Ketapel menjadi sarana bagi mereka untuk berimajinasi dan mengembangkan kemampuan mereka dalam hal koordinasi mata dan tangan.

Meski banyak orang menganggap ketapel hanya sebagai mainan anak-anak, dalam kenyataannya alat ini memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa. Selain digunakan untuk berburu burung atau binatang kecil, ketapel juga sering dimanfaatkan untuk menjaga kebun dari hama atau merusak tanaman yang dianggap merugikan.

Meskipun saat ini ketapel lebih dikenal sebagai mainan, pentingnya alat ini dalam kehidupan masyarakat desa tidak dapat dipandang sebelah mata. Dalam beberapa kasus, ketapel bahkan menjadi alat yang vital dalam memastikan ketahanan pangan masyarakat desa, terutama di daerah-daerah terpencil.

Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, ketapel semakin jarang dimainkan oleh anak-anak di kota. Namun, di banyak desa, ketapel tetap menjadi bagian dari budaya masa kecil yang tidak tergantikan. Anak-anak desa yang masih memainkan ketapel hingga kini, menjadikannya sebagai kenangan manis yang terus diwariskan.

Ketapel mungkin sudah jarang ditemukan di kalangan anak-anak kota, tetapi di desa-desa, ketapel tetap menjadi simbol dari kreativitas dan kesederhanaan yang khas. Ketapel mengingatkan kita akan pentingnya menjaga tradisi dan mengenang kembali masa kecil yang penuh keceriaan, meskipun dengan alat yang sederhana.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspedisi Rupiah Berdaulat

    Ekspedisi Rupiah Berdaulat

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Redaksi-Ternate, Bank Indonesia perwakilan (BI) Provinsi Maluku Utara terus berkomitmen memperluas penyediaan rupiah untuk kebutuhan transaksi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) yang digelar di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, berlangsung pada Kamis pagi (25/4/2024) Rombongan BI bersama TNI-AL menggunakan KRI Guramah 869 bertolak Akan pengedaran uang rupiah di […]

  • Thumbnail Berita 6

    Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Serang – Capres Prabowo Subianto meresmikan kantor baru DPD Gerindra Banten di Jalan Serang-Pandeglang. Selain meresmikan, kedatangannya ke Banten akan bertemu dengan pendukung di rumah aspirasi. Ketua DPD Banten Desmon J Mahesa mengatakan, Prabowo secara khusus meresmikan rumah partai Gerindra Banten yang baru. Prabowo juga dijadwalkan menyapa partai koalisi, relawan dan masyarakat Banten. “Hari ini […]

  • Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Banjir

    Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Banjir

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Redaksi24, Jakarta – Bencana hidrometeorologi basah masih mendominasi laporan bencana yang di catat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga hari keempat pekan pertama bulan Maret 2025. Berikut adalah rangkuman perkembangan informasi dan penanganan darurat pada hari ini, Selasa (4/3). Peristiwa banjir melanda Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung pada Minggu (2/3). Banjir terjadi setelah hujan […]

  • Dukungan Simpatisan Aliong Mus dan Sahril Thahir Banjiri kampanye

    Dukungan Simpatisan Aliong Mus dan Sahril Thahir Banjiri kampanye

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.524
    • 0Komentar

    Redaksi24, Sula- Puluhan ribu masyarakat Kepulauan Sula antusias, siap untuk menangkan Calon Gubernur Maluku Utara nomor urut 2, Aliong-Sahril dan Bupati FAM-SAH. Hal itu menandakan semakin kuat serta mendapatkan banyak dukungan dari berbagai kalangan, etnis maupun daerah yang di raih Calon Gubernur Maluku Utara nomor urut 2, Aliong Mus dan Sahril Thahir. Aliong Mus tampil […]

  • Air Terjun Kahatola, Surga Di Timur Indonesia

    Air Terjun Kahatola, Surga Di Timur Indonesia

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    R24-keindahan pesona Alam di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara semakin memanjakan mata. Pengunjung akan disunguhkan dengan pemandangan Alam yang cantik Untuk menuju ke beberapa spot wisata. Pengunjung akan menggunakan perahu long boat dari Sungai, Ibu Desa Tongute Ternate, waktu tempuh sekitar satu jam untuk sampai ke beberapa spot wisata. Di lokasi itu, pengunjung akan […]

  • Run For Resilience 2025 photo_camera 6

    Run For Resilience 2025

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Redaksi24, Mojokerto-Kepala BNPB Letjen TNI. Suharyanto (kanan) menerima medali Run For Resilience 2025 dari Walikota Mojokerto Ika Puspitasari di Alun-Alun Mojokerto, Kamis (2/10).  kegiatan Run For Resilience 2025 pestanya terlihat sangat ceria. Post Views: 691

expand_less