R24, HALUT–Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyambut pelaksanaan Bulan Bakti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI ke-27 di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Supu, Kecamatan Loloda Utara. Program tersebut diharapkan menjadi pendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir.
Wakil Bupati Halut Kasman Ahmad menyampaikan apresiasi kepada KKP atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor kelautan dan perikanan, khususnya di Maluku Utara dan Halmahera Utara.
Menurut Kasman, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih membuka peluang bagi nelayan untuk mengembangkan potensi laut melalui pengelolaan yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.
“Selama ini pengelolaan sektor perikanan dan potensi nelayan kita masih berjalan biasa-biasa saja. Namun, dengan hadirnya program Kampung Nelayan Merah Putih, ada nuansa baru dan harapan besar bagi nelayan untuk mengelola potensi laut dengan sistem yang lebih modern dan maju,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan kawasan tersebut sejalan dengan perencanaan pembangunan Halmahera Utara yang membagi wilayah menjadi empat zona pengembangan dalam RPJMD.
Kawasan Kao dan Malifut diarahkan untuk pengembangan industri, Kota Tobelo sebagai pusat jasa, perdagangan, pendidikan, dan pariwisata, Galela untuk pertanian, perkebunan, dan hortikultura, sedangkan Loloda ditetapkan sebagai kawasan pengembangan perikanan terpadu.
Selain Desa Supu, pemerintah pusat juga mendorong pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Dama. Kedua kawasan ini diharapkan saling mendukung dalam memperkuat sektor perikanan dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Bulan Bakti KKP ke-27. Ia berharap program Kampung Nelayan Merah Putih mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan nelayan, mulai dari peningkatan produktivitas hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
“Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih di Halmahera Utara menjadi peluang strategis untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Maluku Utara,” kata Sarbin.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar kawasan tersebut berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru.
Bulan Bakti KKP ke-27 di Desa Supu turut diisi dengan pembagian sembako, pemberian jaminan BPJS Ketenagakerjaan, pemeriksaan kesehatan gratis bagi nelayan, serta bazar UMKM olahan pangan.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap program tersebut tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur pesisir, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan nelayan.
No comments yet.