Breaking News
Categories
  • Advtorial
  • Business
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Nasional
  • Opini
  • Papua
  • Pariwisata
  • Technology
  • Ada Anggota Polisi di Sofifi Tekuni Budidaya Melon Hidroponik, Panen Perdana

    • Sep 17 2026 • 160 Dilihat

    R24, SOFIFI — Budidaya melon hidroponik tidak hanya dilakukan oleh petani. Di Sofifi, Maluku Utara, seorang anggota Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara yang bernama Bripda Abdul Rahman, turut menekuni budidaya melon di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

    Abdul Rahman dipercaya Kapolda Maluku Utara untuk mengelola tanaman melon yang dikembangkan di lahan seluas sekitar 200 meter persegi di kawasan Pekarangan Pangan Lestari Polda Maluku Utara, yang dikelola bersama Bhayangkari.

    Menariknya, terdapat enam jenis melon yang dibudidayakan di lahan tersebut. Beberapa di antaranya yakni The Blues, Skidrow, Sunny, Mowgli, dan Apprilia, dengan varietas yang berasal dari sejumlah negara.

    Abdul Rahman mengatakan, budidaya melon hidroponik sangat muda dan ini merupakan pengalaman pertamanya. Namun, sebelumnya ia telah memiliki pengalaman di bidang pertanian.

    “Ini adalah pengalaman pertama saya menanam melon hidroponik, kebetulan saya juga suka bertani di bidang pertanian. dan disini saya diajarin mentor saya hingga akhirnya bisa merasakan panen perdana,” kata Abdul Rahman, Rabu (16/9/2026).

    Menurutnya, budidaya melon hidroponik dapat menjadi peluang untuk menambah penghasilan jika dilakukan dengan tekun dan serius.

    Abdul Rahman dipercaya mengelola tanaman tersebut karena dinilai memiliki ketekunan serta keterampilan di bidang pertanian. Kemampuan itu juga diperkuat melalui proses belajar dan pendampingan sesuai keahliannya sebagai Bintara Kompetensi Khusus di bidang pertanian.

    Dalam proses budidaya, tanaman melon membutuhkan waktu sekitar 60 hingga 70 hari sebelum memasuki masa panen. Selama masa tersebut, Abdul Rahman rutin melakukan perawatan, mulai dari memantau pertumbuhan tanaman, memberikan nutrisi, hingga memastikan kondisi tanaman tetap terjaga.

    Sementara Panen perdana melon hidroponik dilakukan pada Rabu pagi, 16 September 2026. Hasil panen tersebut mendapat respons positif dari Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman.

    Arif mengatakan, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu contoh pemanfaatan lahan pekarangan bagi anggota Polri. Menurutnya, keterampilan bertani dapat terus dikembangkan sebagai bekal saat pensiunan nantinya.

    “Ini salah satu peluang sebetulnya kalau ditekuni dan mau belajar. Kita kasih kesempatan sehingga ke depannya bisa mengembangkan di rumah, saat pensiun nanti,” ujar Arif.

    Ia juga mengaku menikmati hasil panen perdana melon yang dibudidayakan anggota Polda Maluku Utara tersebut.

    “Hari ini panen perdana, kami merasakan hasilnya luar biasa manis karena ada enam varian yang ditanam,” katanya.

    Budidaya melon hidroponik tersebut menjadi bagian dari upaya memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih produktif. Selain menghasilkan tanaman pangan, kegiatan itu juga membuka peluang ekonomi bagi anggota yang menekuninya.

    Dengan perawatan rutin, ketekunan, serta peningkatan pengetahuan mengenai teknik hidroponik, lahan terbatas dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas pertanian bernilai ekonomi.

    Share to

    Related News

    Pemkab Halut Akan Datangkan 7 Ton Cabai ...

    by • Okt 29 2026

    R24, TERNATE- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara akan mendatangkan 7 ton cabai dari Surabaya, Jawa...

    Dialog” Bupati Buka peluang Investasi ...

    by • Okt 29 2026

    R24, TERNATE-Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mendorong pengembangan hilirisasi sumber daya ...

    Obi Tak Hanya Punya Tambang, Pertanian M...

    by • Sep 08 2026

     R24, HALSEL– Kemarau panjang sempat membuat petani di Desa Buton, Kecamatan Obi, nyaris menyerah...

    ISEI Malut Dorong Ekonomi Biru Jadi Stra...

    by • Agu 19 2026

    R24, TERNATE — Maluku Utara memiliki potensi perikanan yang diperkirakan mencapai 10 triliun per t...

    Program RINDANG BERSERI di 7 kecamatan d...

    by • Agu 14 2026

    R24, TERNATE-Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tantangan perubahan iklim, serta dinamika dist...

    Audiensi dengan BWS Malut, Bupati Halut ...

    by • Agu 14 2026

    R24, HALUT — Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, menyempatkan diri melakukan audiensi dengan K...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Atraksi Coka Iba Gemparkan Pawai Budaya JKPI XI...


    R24, TERNATE – Pawai Budaya dan Karnaval dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) berlangsung...

    30 Agu 2026

    Ekonomi Halteng Tumbuh 62,47 Persen, PAD Tembus...


    R24, HALMAHERA TENGAH– Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, tengah mengalami transformasi ekonomi seiring berkembangnya industr...

    01 Nov 2026

    Dialog” Bupati Buka peluang Investasi di Halm...


    R24, TERNATE-Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mendorong pengembangan hilirisasi sumber daya alam, Mulai dari sektor perikanan, pariwisat...

    29 Okt 2026

    Jejak Kebiasaan Kecil Menjaga Lingkungan dari T...


    R24, HALSEL Keberlanjutan lingkungan sering dipahami sebagai isu besar. Padahal, ia hidup dalam keseharian. Dari cara menggunakan listrik, menge...

    05 Mei 2026

    Obi Tak Hanya Punya Tambang, Pertanian Mulai Tu...


     R24, HALSEL– Kemarau panjang sempat membuat petani di Desa Buton, Kecamatan Obi, nyaris menyerah. Namun, dari lahan yang bertahan melewati c...

    08 Sep 2026
    back to top