Redaksi24@ • Agu 24 2026 • 57 Dilihat

R24,TERNATE — Menjelang pelaksanaan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang menempatkan Kota Ternate sebagai tuan rumah agenda nasional, Swalayan Tarano Ate memperkuat berbagai persiapan untuk mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan dan peserta dari berbagai daerah.
Persiapan dilakukan dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra Tarano Ate. Ketersediaan stok, kelengkapan produk, kebersihan, hingga kenyamanan pengunjung menjadi perhatian utama untuk memastikan Ternate mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu selama rangkaian kegiatan JKPI.
Direktur Swalayan Tarano Ate, Burhanuddin Rope, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir. Langkah tersebut dilakukan karena agenda nasional JKPI diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.
“Kalau event itu mendatangkan banyak orang, otomatis orang akan datang dan belanja oleh-oleh. Itu pasti banyak berpusat di Tarano Ate,” kata Burhanuddin.
Sebagai salah satu destinasi wisata belanja di Maluku Utara, Tarano Ate memiliki posisi strategis dalam mendukung promosi produk lokal. Kehadiran peserta dan wisatawan dari berbagai daerah menjadi momentum untuk memperkenalkan produk unggulan Maluku Utara sekaligus meningkatkan transaksi UMKM.
Atas dasar itu, Burhanuddin memastikan seluruh rak penjualan akan diisi dengan produk UMKM. Para pelaku usaha juga diminta menyiapkan stok cadangan di rumah agar dapat segera memenuhi permintaan apabila terjadi peningkatan penjualan selama pelaksanaan JKPI.
“Teman-teman UMKM sudah harus punya stok ready di rumah. Kalau mereka dibutuhkan, mereka langsung order dan produk bisa segera masuk,” ujarnya.
Tidak hanya soal stok, pengelola juga menyiapkan sistem distribusi yang lebih fleksibel selama berlangsungnya event nasional tersebut. Pelaku UMKM diberikan keleluasaan untuk memasukkan produk kapan saja selama toko masih beroperasi, termasuk pada hari libur.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kekosongan produk di rak penjualan sekaligus memastikan kebutuhan pengunjung dapat terpenuhi sepanjang pelaksanaan kegiatan.
Perkuat Fasilitas dan Pelayanan
Persiapan menghadapi JKPI juga menyasar aspek pelayanan dan fasilitas. Sejumlah pembenahan dilakukan, antara lain peningkatan pencahayaan di dalam ruangan, pengecekan pendingin ruangan, kebersihan serta kenyamanan area belanja.
Tarano Ate juga berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate untuk memperkuat sumber daya pelayanan. Sejumlah staf Disperindag akan diperbantukan guna mengantisipasi potensi peningkatan jumlah pengunjung.
Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Disperindag Kota Ternate yang turut mendukung persiapan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Kepala Dinas Perindag yang mau bekerja sama dengan Tarano Ate dengan meminjamkan beberapa staf. Ini sangat membantu untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung,” katanya.
Menurut Burhanuddin menambahkan, kesiapan tersebut merupakan bentuk dukungan dunia usaha terhadap Kota Ternate yang dipercaya menjadi tuan rumah JKPI. Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat menjawab ekspektasi masyarakat dan para tamu yang datang ke Ternate.
Produk Pala dan Kenari Jadi Andalan
Sejumlah produk khas Maluku Utara diproyeksikan menjadi incaran peserta dan wisatawan yang berkunjung ke Tarano Ate. Produk berbahan dasar pala dan kenari menjadi salah satu yang diprioritaskan.
“Minuman pala otomatis paling banyak dicari. Selain itu wastra, tenun, batik, manisan pala, olahan pala dan olahan kenari juga harus disiapkan,” ujar Burhanuddin.
Beragam produk olahan kenari seperti makaroni kenari, stik kenari, kenari goreng, kenari panggang hingga berbagai produk.
Burhanuddin menilai momentum JKPI tidak sekadar menjadi agenda nasional, tetapi juga peluang strategis untuk memperluas pasar produk lokal. Kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan eksposur UMKM sekaligus memperkuat citra Ternate sebagai destinasi wisata dan pusat produk kreatif khas Maluku Utara.
“Harapannya, apa yang kami persiapkan dan apa yang menjadi ekspektasi terhadap banyaknya kunjungan bisa sesuai dengan harapan. Mulai dari depan sampai belakang, mudah-mudahan semuanya sudah siap,” katanya.
Dengan kesiapan stok, pembenahan fasilitas, penguatan pelayanan dan dukungan lintas sektor, Swalayan Tarano Ate menargetkan mampu menjadi salah satu etalase utama produk UMKM Maluku Utara selama pelaksanaan JKPI di Kota Ternate.
R24, Ternate– Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menghadiri sekaligus menyampaikan or...
R24, HALUT-Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Fun...
R24,HALBAR– Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku ...
R24, TERNATE — Maluku Utara memiliki potensi perikanan yang diperkirakan mencapai 10 triliun per t...
R24,HALUT-Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, memberikan sejumlah arahan penting kepada Aparatur...
R24, HALUT -Peringatan 17 Agustus di Kabupaten Halmahera Utara mencapai puncaknya pada hari Senin 17...
R24, HALTENG-Kabupaten Halmahera Tengah menjadi lokasi Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi ...
R24, HALUT -Peringatan 17 Agustus di Kabupaten Halmahera Utara mencapai puncaknya pada hari Senin 17 Agustus 2026. Bupati Halmaheea Utara Piet H...
R24, TERNATE-Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara ii dalam penilaian kinerja 8 aks...
R24, HALUT– Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Igobula, Kecamatan Galela Selatan, Minggu (7 /06/26) sekitar pukul 13.30 WIT. Perist...
President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protester...

No comments yet.