R24, Halut – Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lemhannas RI menghadirkan dua tokoh global asal Singapura dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin, 7 September 2026 di Jakarta.
Kedua pakar internasional tersebut adalah: Yeuk Fan, Direktur Transformasi Sistem Kesehatan Global Yishun Health sekaligus akademisi dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Saw Swee Hock, Universitas Nasional Singapura (NUS) dan Profesor Yaacob Ibrahim, Profesor Praktik dari Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew, NUS.
Kehadiran mereka bertujuan untuk membekali para pimpinan daerah di Indonesia dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan modern, inovasi sosial, serta penguatan kepemimpinan komunitas.
Di antara para peserta intensif, hadir Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua yang ikut menyerap strategi transformasi global ini untuk diimplementasikan di daerahnya.
Materi yang dibagikan oleh kedua narasumber berfokus pada adaptabilitas kepemimpinan di era disrupsi transformasi kesehatan dan sosial.
Ng Yeuk Fan memaparkan materi mengenai integrasi layanan kesehatan global serta inovasi manajemen birokrasi yang berpusat pada masyarakat.
Sedangkan Profesor Yaacob Ibrahim berbagi pengalaman mengenai pentingnya inovasi sosial dan keterlibatan aktif komunitas dalam mendukung program strategis pemerintah.
Sesuai dengan agenda yang ditetapkan, kursus ini juga mendalami materi strategis lainnya seperti Transformasi Digital, Proyek Bangsa Cerdas (Smart Nation), Strategi AI, Ruang Siber yang Aman, serta Strategi Keamanan Siber Singapura.
Bagi Bupati Halmahera Utara, momentum ini menjadi peluang besar untuk memperluas wawasan tata kelola pemerintahan tingkat dunia. Implementasi dari kursus ini diharapkan mampu membawa terobosan baru, khususnya dalam peningkatan mutu pelayanan publik, sektor kesehatan, serta kolaborasi berbasis komunitas di Kabupaten Halmahera Utara.
No comments yet.