Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Sosok Haji Robert yang dipandang sebagai Pahlawan saat Pendemi Covid 19

Sosok Haji Robert yang dipandang sebagai Pahlawan saat Pendemi Covid 19

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
  • visibility 331
  • comment 0 komentar

Redaksi24, Ternate– Darurat kesehatan pada saat pandemi Covid -19 di tahun 2020 silam, sangat menyita konsentrasi dan energi sosial serta ekonomi yang besar, lumpuhnya aktivitas berbagai sektor kehidupan mempertegas sulitnya akses terhadap sektor yang memiliki nilai keekonomian.

Akademisi Tata Negara IAIN Ternate Hasanuddin Hidayat, mengatakan, Situasi ini tentu membutuhkan perhatian dan partisipasi dari berbagai kalangan, tidak hanya pemerintah sebagai penyedia utama sarana dan prasarana kesehatan, namun disisi lain pihak swasta/korporasi maupun masyarakat luas atau perorangan juga punya tanggung jawab untuk memberikan kontribusi yang nyata.

Di tengah kondisi ini, salah satu perusahaan Tambang Emas terbesar di Indonesia, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang lokasi di Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut) juga ikut mengalami masa sulit.

Kendati demikian, Di bawah kepemimpinan Haji Robert Nitiyudo Wachjo, banyak langkah strategis dan kontribusi yang diberikan melalui program Haji Robert Peduli kepada masyarakat Malut. Sosok Haji Robert yang dipandang sebagai pejuang yang berperang melawan ancaman kematian yang diakibatkan oleh pandemi Covid -19. Sehingga Partisipasi Aktif Haji Robert dalam Penanganan Covid-19 di Malut Sah Secara Undang-undang

” Haji Robert bertindak cepat dan tepat untuk menyelamatkan puluhan ribu nyawa di Maluku Utara melalui aksi-aksi kemanusiaannya”. ujar Hasanuddin

Lanjut Dia, bantuan kesehatan yang diberikan oleh Haji Robert dan NHM selama Covid -19 antara lain adalah donasi vaksin senilai lebih dari 10 miliar rupiah, satu unit mesin Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), 1 unit mobil PCR, 7 unit ventilator, APD untuk para tenaga kesehatan, puluhan tabung oksigen, pembagian bantuan santunan sembako, pembagian Vitamin C & D serta menyewa 20 hotel yang terbagi di wilayah Ternate dan Tobelo untuk dijadikan fasilitas isolasi mandiri dan karantina. Jika ditotalkan keseluruhan dana yang dilontarkan NHM lebih dari Rp 300 Miliar Rupiah.

” Sayangnya, belakangan ini bantuan fantastis Haji Robert untuk menyelamatkan banyak nyawa Malut dianggap sebagai gratifikasi dan dikaitkan dengan kasus suap yang menyeret nama mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba”. pungkasnya

Secara konstitusional, UUD NRI Tahun 1945 memberikan landasan akan partisipasi publik dan atau perorangan dalam memberikan atensi terhadap situasi darurat yang tengah dialami oleh negara. Sehingga, seharusnya berbagai bantuan yang dilakukan Haji Robert selama penanganan Covid-19 di Maluku Utara merupakan wujud pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban sebagai warga negara yang baik, dan dilindungi Undang-undang.

Dalam Pasal 30 UUD NRI Tahun 1945 menyebutkan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”. Situasi pandemi seperti yang terjadi di tahun 2020 lalu secara langsung dirasakan tidak memberi rasa aman bagi warga negara, hilangnya rasa aman memberikan efek pada menurunnya aktivitas yang dilakukan oleh warga, sebagai bagian dari akibat ketakutan terhadap serangan penyakit yang sedang mewabah sehingga secara pasti memberikan dampak pada ketahanan ekonomi setiap warga negara. Dalam konteks pelayanan kesehatan, Pasal 28H ayat (1) menyebutkan “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.”

Dalam persidangan kasus AGK pada 3 Juli 2024 lalu, Haji Robert yang datang langsung ke Pengadilan Negeri Ternate telah menjelaskan secara terbuka di hadapan Majelis Hakim dan seluruh hadirin bahwa ia telah mengucurkan dana miliaran Rupiah khusus penanganan Covid-19 di Malut. Sehingga dugaan-dugaan yang menyebut dana ratusan miliar itu merupakan bagian dari gratifikasi merupakan pandangan yang salah.

Bahkan di tengah pengadilan, AGK telah mengkonfirmasi dan menyebut Haji Robert sebagai “Pahlawan” Malut atas segala sumbangsih dan kontribusinya bagi Malut. Partisipasi Haji Robert dalam penanganan kesehatan di wilayah Malut merupakan hal yang lumrah.

” Hal ini juga disebutkan secara tegas dalam UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan, dalam ketentuan pasal 417 ayat 1 dinyatakan bahwa “Masyarakat berpartisipasi, baik secara perorangan maupun terorganisasi dalam segala bentuk dan tahapan pembangunan kesehatan dalam rangka membantu mempercepat pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya”. Begitu juga dalam pasal 5 ayat 1 huruf a menyatakan bahwa setiap orang berkewajiban mewujudkan, mempertahankan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya”.katanya

Dalam konteks regulasi yang memberikan penekanan terhadap partisipasi publik, baik itu perorangan atau badan hukum dalam mendorong terciptanya kondisi kesehatan masyarakat secara luas akibat wabah penyakit tentunya harus dimaknai sebagai bagian dari pelaksanaan UUD dan regulasi turunannya, pekerjaan untuk mengupayakan terwujudnya derajat kesehatan yang tinggi, sesungguhnya adalah kewajiban negara, sehingga apabila ada perorangan warga negara yang memberikan partisipasi dan kontribusi dalam membantu pekerjaan negara tentu ini adalah bagian dari sikap kenegarawanan yang patut diberikan apresiasi tertinggi.(Hum)

  • Penulis: Redaksi
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harita Nickel Raih Dua Penghargaan Bea Cukai Award 2024

    Harita Nickel Raih Dua Penghargaan Bea Cukai Award 2024

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Redaksi24.id,Ternate– Perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel, yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, berhasil meraih dua penghargaan dalam acara Bea Cukai Ternate Award 2024 yang digelar di Ballroom Royal Resto, Kota Ternate, Rabu (11/9). Penghargaan yang digagas oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan […]

  • Organisasi IJTI, Kecam Arogansi Petugas KPU Provinsi

    Organisasi IJTI, Kecam Arogansi Petugas KPU Provinsi

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Post Views: 400

  • Puluhan Desa di Pulau Taliabu Yang belum memiliki penerangan Bakal Teraliri Listrik

    Puluhan Desa di Pulau Taliabu Yang belum memiliki penerangan Bakal Teraliri Listrik

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Redaksi24, Taliabu– Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara, Aliong Mus, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak desa di wilayahnya yang belum teraliri listrik. Dari total 71 desa yang ada di Pulau Taliabu, puluhan desa masih belum menikmati fasilitas listrik, meskipun infrastruktur penyuplai listrik sudah tersedia di beberapa desa tersebut. “Untuk PLN di pusat, masih ada […]

  • IWIP Serap Lebih dari 81.000 Tenaga Kerja Indonesia SDM Lokal

    IWIP Serap Lebih dari 81.000 Tenaga Kerja Indonesia SDM Lokal

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Redaksi24, Weda – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), kawasan industri berbasis nikel terintegrasi yang terletak di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, mencatat telah menyerap lebih dari 81.000 tenaga kerja Indonesia hingga awal tahun 2025. Sejak mulai beroperasi pada Agustus 2018, IWIP berupaya untuk terus mendorong terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan […]

  • Erupsi Gunung Ibu, Kolom Abu Capai 3.000 Meter

    Erupsi Gunung Ibu, Kolom Abu Capai 3.000 Meter

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Redaksi24, Halbar– Gunung Ibu di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Selasa (7/1) pukul 11.12 WIT. Erupsi ini menghasilkan kolom abu setinggi ± 3.000 meter di atas puncak atau ± 4.325 meter di atas permukaan laut. Kolom abu yang berwarna kelabu hingga coklat terpantau dengan intensitas sedang hingga tebal, mengarah ke barat laut. Menurut laporan […]

  • Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) photo_camera 5

    Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Redaksi24, HALTENG-Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak hanya bertujuan untuk mengetahui dan memetakan kondisi kesehatan warga, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mengintegrasikan pola hidup sehat di lingkungan keluarga maupun sekolah. Post Views: 645

expand_less