Breaking News
light_mode
Beranda » Bussines » Menakar Standar Ideal Tata Kelola Lingkungan di Industri Pertambangan

Menakar Standar Ideal Tata Kelola Lingkungan di Industri Pertambangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • print Cetak

Redaksi24, Jakarta Industri pertambangan di Indonesia terus menjadi pusat perhatian terkait dampaknya terhadap ekosistem. Di tengah meningkatnya tantangan kelestarian alam, implementasi regulasi lingkungan yang ketat menjadi kunci agar operasional industri tetap berjalan selaras dengan daya dukung lingkungan di wilayah sekitar.

Akademisi lingkungan Universitas Indonesia, Tri Edhi Budhi Soesilo, menegaskan bahwa regulasi lingkungan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebenarnya sudah sangat lengkap. Namun, tantangan utama terletak pada konsistensi penerapan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) di lapangan.

“Pengelolaan lingkungan dalam aktivitas pertambangan modern tidak bisa dipisahkan dari seluruh tahapan kegiatan, mulai dari hulu hingga hilir,” ujar Edhi di Jakarta.

Sebagai referensi dari berbagai tinjauan lapangan di seluruh Indonesia, Edhi menyoroti operasional Harita Nickel di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Perusahaan ini dinilai menerapkan sistem pengelolaan lingkungan yang komprehensif, dimulai dari manajemen air yang sangat ketat. Harita juga membangun infrastruktur berupa check dam dan kolam penampungan untuk menahan limpasan air hujan, sehingga debit air tidak melimpah ke perkampungan warga saat cuaca ekstrem.

Selain itu, pengendalian erosi dilakukan secara progresif melalui reklamasi pascatambang. Begitu proses penggalian selesai, area tersebut langsung ditanami kembali untuk memulihkan fungsi lahan. Dalam hal inovasi limbah, Harita memanfaatkan slag nikel hasil proses pirometalurgi sebagai campuran media tanam untuk reklamasi. Inovasi ini bahkan telah mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Efisiensi teknologi juga terlihat pada penerapan Dry Stack Tailing Facilities (DSTF). Teknologi ini bekerja dengan memisahkan air dari sisa batuan melalui proses pengepresan, sehingga menghasilkan lempengan kering yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai material penanaman. Sementara itu, untuk mencegah pencemaran badan air, limbah cair dari proses hidrometalurgi dikendalikan melalui kolam penampungan raksasa seluas hampir 12 hektare.

Selain aspek teknis, Edhi juga menyoroti pentingnya perhitungan daya dukung sumber air agar kebutuhan industri tidak merugikan masyarakat lokal. Harita Nickel dinilai telah memiliki perhitungan yang seimbang antara ketersediaan sumber air dan kebutuhan operasional dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Edhi mendorong agar praktik-praktik pengelolaan lingkungan yang progresif ini tidak hanya menjadi inisiatif sukarela (voluntary) perusahaan tertentu saja. Ia mendesak pemerintah untuk menjadikannya standar baku yang wajib (mandatory) bagi seluruh pelaku industri di Indonesia.

“Seharusnya praktik seperti ini diangkat lewat peraturan pemerintah. Jadi ada contoh yang jelas dan ada aturan yang mewajibkan semua pemain industri mengikutinya. Kalau hanya sukarela, semua kembali ke kemauan masing-masing,” pungkas Edhi.

 

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunungapi Ibu Naik Level IV (Awas), BNPB Terjunkan Tim dan Berikan Dukungan DSP 250 Juta Rupiah

    Gunungapi Ibu Naik Level IV (Awas), BNPB Terjunkan Tim dan Berikan Dukungan DSP 250 Juta Rupiah

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kehadiran Deputi Logpal BNPB Lilik Kurniawan di Halmahera Barat ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah pusat dalam mendukung pemerintah daerah setelah sehari sebelumnya status Gunungapi Ibu dinaikkan menjadi level IV atau ‘Awas’ oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Post Views: 370

  • Lombah Fhasion Show Tampilkan Produk Unggulan Khas Ternate

    Lombah Fhasion Show Tampilkan Produk Unggulan Khas Ternate

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lomba Fhasion Show yang diikuti Senayak  50 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka merayakan HUT ke-25 Pemerintah Kota Ternate 2024 sekaligus memperkenalkan produk unggulan baju khas Ternate karena mempunyai nilai ekonomi yang saat ini sudah berkembang. Salah Satu Peserta Fhasion Show Muslim Gani.Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate Saat tampil dengan pada lomba fashion […]

  • 174 Meninggal Dunia, 79 Hilang dan 12 Luka-Luka Atas Bencana Hidrometeorologi di Aceh, Sumut serta Sumbar

    174 Meninggal Dunia, 79 Hilang dan 12 Luka-Luka Atas Bencana Hidrometeorologi di Aceh, Sumut serta Sumbar

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle BNPB
    • 0Komentar

    Redaksi24, SILANGIT – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI  Suharyanto  menyampaikan perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh dan Sumatra Barat dalam konferensi pers dari Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Jumat (28/11). Dalam keterangannya, sebanyak 174 jiwa meninggal dunia, 79 hilang dan 12 luka-luka akibat bencana ini. Adapun dampak […]

  • Bupati Halmahera Tengah dan Kapolda Malut Sinergi Membangun Daerah

    Bupati Halmahera Tengah dan Kapolda Malut Sinergi Membangun Daerah

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Ternate,Kokehe – Wujud komitmen memperkuat komunikasi sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman di daerah, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, melakukan kunjungan ke Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Maluku Utara di Ternate, Jumat (11/8/2025). Kedatangan Bupati Ikram yang didampingi Kepala Dinas PUPR Halmahera Tengah dan Kabag Humas, diterima langsung oleh Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Drs. Waris […]

  • Rakor Transmigrasi, Halmahera Tengah Terima Bantuan Terbesar

    Rakor Transmigrasi, Halmahera Tengah Terima Bantuan Terbesar

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Redaksi24, Ternate-Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Hotel Bella, Ternate, pada Selasa pagi (15/7/2025). Rapat yang mengangkat tema “Transformasi Transmigrasi Menuju Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Maluku Utara” dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, termasuk bupati dan wakil bupati dari beberapa kabupaten dan kota se-Maluku Utara, serta tamu undangan […]

  • Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) photo_camera 6

    Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK)

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle humas
    • 0Komentar

    Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Halmahera Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-V PKK di Aula Hi. Salahudin, Kantor Bupati Halmahera Tengah. Post Views: 1,381

expand_less