Redaksi24@ • Agu 12 2026 • 149 Dilihat

R24, HALUT— Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mendapat alokasi program cetak sawah seluas 1.067 hektare dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan membuka lahan pertanian baru di Provinsi Maluku Utara.
Penandatanganan kontrak cetak sawah di Provinsi Maluku Utara dilaksanakan di Markas Komando Daerah Militer XV/Pattimura, Ambon, Provinsi Maluku, Rabu (12/8/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, didampingi Kepala Dinas Pertanian Halmahera Utara Piet Hein Onthony, SP.
Bupati Piet Hein Babua bilang dari total alokasi awal program cetak sawah Provinsi Maluku Utara sebesar 1.900 hektare, Kabupaten Halmahera Utara mendapat porsi terbesar, yakni 1.067 hektare.
Sementara itu, Kabupaten Halmahera Timur mendapat alokasi 532 hektare dan Kabupaten Halmahera Selatan sebanyak 301 hektare.
Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara masih diberikan kesempatan hingga akhir pekan depan untuk mengusulkan penambahan luas lahan guna mengoptimalkan pelaksanaan program tersebut.
“Khusus untuk Halmahera Utara, Pemda Halut diberikan kesempatan hingga akhir minggu depan untuk mengajukan penambahan luasan lahan guna mengoptimalkan pelaksanaan program tersebut,” ujar Bupati.
Bupati juga mengapresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian serta Pangdam XV/Pattimura atas dukungan dan kebijakan yang diberikan bagi Kabupaten Halmahera Utara, khususnya dalam program percetakan sawah.
Ia menyebut, dari alokasi yang telah ditetapkan sebesar 1.067 hektare, potensi lahan yang tersedia di Halmahera Utara sebenarnya mencapai sekitar 2.980 hektare.
Menurutnya, besarnya alokasi tersebut menunjukkan adanya potensi pengembangan sektor pangan di Halmahera Utara. Lokasi program cetak sawah berada di Kecamatan Kao Barat yang selama ini banyak dihuni masyarakat transmigran.
Bupati meminta Dinas Pertanian segera membangun kolaborasi yang seimbang antara masyarakat pendatang dan masyarakat lokal dalam pengelolaan lahan pertanian tersebut.
Ia juga mendorong adanya perubahan pola pertanian dari tanaman perkebunan jangka panjang menuju tanaman pangan jangka pendek yang dapat mendukung ketahanan pangan daerah.
“Kalau selama ini kita punya pala, kelapa, cengkeh dan lain-lain, kita harus bergeser kepada tanaman jangka pendek,” kata Bupati.
Bupati berharap Camat Kao Barat, pemerintah desa, masyarakat, serta jajaran Dinas Pertanian dapat proaktif memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program cetak sawah seluas lebih dari seribu hektare di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Halmahera Utara Piet Hein Onthony bersama jajarannya menyatakan kesiapan untuk mendukung dan menyukseskan program cetak sawah yang telah ditandatangani oleh Bupati Halmahera Utara.
“Kami menyampaikan optimisme penuh bahwa program ini dapat berjalan lancar dan mencapai sasaran dengan melibatkan Pemerintah Daerah dalam setiap tahapan, memberikan waktu kerja yang memadai kepada tim survei, serta melibatkan masyarakat petani sejak awal,” ujarnya.
Program cetak sawah ini diharapkan tidak hanya memperluas areal pertanian, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara. ( Humas)
R24, HALUT— Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menggelar kegiatan High Level Meet...
R24, HALUT – Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku...
R24, HALUT – Turnamen sepak bola Al-Mujahidin Cup I Tahun 2026 resmi digelar di Lapangan Al-Habaib...
R24, HALUT— Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, secara resmi melantik pengurus Asosiasi Petan...
R24, HALUT- Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang diminati masyarakat. Selain menjari...
R24, SOFIFI — Budidaya melon hidroponik tidak hanya dilakukan oleh petani. Di Sofifi, Maluku Utara...
R24, Ternate-Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait persiapan masuknya Kapal Pelni KM Tatamail...
Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outs...
Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara meluncurkan sejumlah program strategis di sektor pendidikan bertepatan dengan peringatan Hari Pendid...
R24, HALUT – Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua bersama Forkopimda, melakukan peninjauan sekolah rakyat dalam rangka persiapan Masa Pe...
R24, HALUT- Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pengharg...

No comments yet.