Breaking News
light_mode
Beranda » Pariwisata » Menjaga Warisan Alam Obi: Harita Nickel Lestarikan Flora dan Fauna Endemik lewat Pemantauan dan Edukasi Karyawan

Menjaga Warisan Alam Obi: Harita Nickel Lestarikan Flora dan Fauna Endemik lewat Pemantauan dan Edukasi Karyawan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
  • visibility 285
  • comment 0 komentar

Redaksi24,Ternate– Harita Nickel terus menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan lingkungan hidup, salah satunya melalui program pemantauan flora dan fauna yang dijalankan secara rutin. Fokus utama diberikan pada area reklamasi dan revegetasi, serta sejumlah titik operasional di Pulau Obi, wilayah yang dikenal kaya akan keanekaragaman hayati. Kawasi, 18 April 2025

Menurut Deputy Department Head of Health, Safety, and Environmental (HSE) Harita Nickel, Muharwan Syahroni, perusahaan secara aktif memantau perkembangan ekosistem di area yang pernah terganggu oleh aktivitas tambang. Pemantauan ini dilakukan setahun sekali dengan durasi sekitar tiga minggu, melibatkan pihak ketiga yang independen untuk menjamin objektivitas hasilnya.

“Kita lakukan monitoring, survei rutin, menggunakan pihak ketiga, pihak independen. Kita amati flora dan fauna yang ada di sana, sebelum dan sesudah penambangan, serta setelah ada reklamasi dan revegetasi,” jelas pria yang kerap disapa Iwan.

Salah satu hasil yang menggembirakan dari upaya tersebut adalah kembalinya sejumlah flora dan fauna lokal ke habitatnya. Beberapa jenis tumbuhan endemik kini mulai tumbuh kembali di area reklamasi. Selain itu, fauna seperti burung-burung lokal dan reptil juga mulai menunjukkan keberadaan mereka secara alami.

Secara khusus, tren populasi satwa dari kelompok mamalia, burung, herpetofauna, dan serangga terpantau stabil. Di antaranya terdapat spesies endemik khas Kepulauan Maluku seperti Kubu Hijau (Dobsonia viridis), sejenis kelelawar buah, dan Burung Kapasan Halmahera (Lalage aurea), burung cantik dengan bulu mencolok yang hanya ditemukan di wilayah Halmahera.

Dalam kategori serangga, penelitian mencatat 28 spesies capung dari 8 famili dan 46 spesies kupu-kupu dari 4 famili. Keberadaan capung dan kupu-kupu ini menjadi indikator penting bahwa kualitas lingkungan di sekitar area reklamasi tetap terjaga dengan baik.

“Beberapa tahun ke belakang, kami juga telah berhasil melihat tren stabil pada populasi satwa liar, termasuk spesies endemik yang menjadi indikator keseimbangan ekosistem alami,” tambah Iwan.

Salah satu spesies yang juga menjadi perhatian adalah Burung-madu sahul (Cinnyris frenatus), burung penghisap nektar yang banyak dijumpai pada pohon-pohon berbunga di sekitar area revegetasi. Kemunculannya menandakan keberhasilan upaya pemulihan vegetasi, sekaligus menunjukkan rantai ekologi mulai terbentuk kembali.

Namun, tidak cukup hanya dengan pemulihan lingkungan secara fisik. Harita Nickel juga menjalankan program edukasi berkelanjutan untuk seluruh karyawan dan pemangku kepentingan di wilayah operasionalnya. Salah satu pesan utama dalam edukasi ini adalah larangan berburu dan mengganggu satwa liar, yang merupakan langkah preventif untuk menjaga keberlangsungan spesies endemik Obi.

“Kami tekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Edukasi soal larangan perburuan satwa liar menjadi agenda penting di seluruh unit bisnis Harita Nickel,” ungkap Iwan.

Dengan kombinasi antara pemantauan rutin, penguatan habitat, dan edukasi lingkungan, Harita Nickel berupaya memastikan bahwa kekayaan hayati Pulau Obi dapat terus terjaga. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Tentang Harita Nickel

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2017 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia.

Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi HPAL. Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa Nikel Sulfat (NiSo4) yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik.

  • Penulis: Redaksi
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Warga Pulau Taliabu Ditangkap Polisi Atas Dugaan Penganiayaan dan Pengancaman

    Dua Warga Pulau Taliabu Ditangkap Polisi Atas Dugaan Penganiayaan dan Pengancaman

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Redaksi24,Taliabu – Dua orang warga di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, ditangkap oleh aparat kepolisian setelah diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap seorang korban. Insiden tersebut terjadi pada Selasa siang (24/09/24) di basecamp sebuah perusahaan di Desa Penu, Kecamatan Taliabu Timur. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian […]

  • Kampanye Keselamatan Pelayaran di Malut

    Kampanye Keselamatan Pelayaran di Malut

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Redaksi24, Ternate Malut- merupakan daerah kepulauan sehingga transportasi laut menjadi salah satu kebutuhan utama yang menghubungkan antar pulau. Namun, transportasi laut sering kali dihadapkan dengan berbagai kondisi dan ancaman. Untuk itu, Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat (Hubdat) melalui Direktorat Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan (TSDP) bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II […]

  • Tiga Pemuda Halmahera Selatan Kuasai Alat Berat Berkat Program Harita Group

    Tiga Pemuda Halmahera Selatan Kuasai Alat Berat Berkat Program Harita Group

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    Redaksi 24, Halsel- Tiga pemuda asal Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, berhasil menguasai keterampilan mengoperasikan alat berat setelah mengikuti program pelatihan dari Harita Group. Ketiga pemuda tersebut masing-masing Rifais Abdul Rahman dari Desa Modopolo, Ruslan Ibrahim dari Desa Awangoa, dan Firman Syah Kasim dari Desa Labuha. Sebelumnya, mereka bekerja di perusahaan tambang Harita Nikel tanpa […]

  • kantor SAR Ternate Laksananakan Latihan Kesiapsiagaan Pencarian dan Pertolongan di Air

    kantor SAR Ternate Laksananakan Latihan Kesiapsiagaan Pencarian dan Pertolongan di Air

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Redaksi24, Ternate – Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melaksanakan Latihan Kesiapsiagaan SAR yang dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 22-23 Mei 2025. Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramadani, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengukur seberapa jauh dan kesiapan serta kemampuan personil Basarnas Ternate agar selalu siap untuk menghadapi situasi di medan sebenarnya jika musibah maupun […]

  • Hadapi Pengurangan TKD 2026, Pemkab Halmahera Tengah Tetap Optimistis dan Fokus pada Kepentingan Rakyat

    Hadapi Pengurangan TKD 2026, Pemkab Halmahera Tengah Tetap Optimistis dan Fokus pada Kepentingan Rakyat

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Redaksi24, Halmhera Tengah- Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah tetap menunjukkan optimisme di tengah keputusan pemerintah pusat yang akan mengurangi Dana Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026. Meski alokasi TKD untuk Halmahera Tengah berkurang hingga Rp480 miliar, Bupati Ikram M. Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil menegaskan komitmen mereka untuk terus menjalankan program yang berpihak […]

  • Foto Tim

    Ahlan : Program Mereka Akan Membawa Perubahan Dan Sesejahteraan

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Redaksi24, Halteng– Calon Bupati Ikram M Sangadji berpasangan dengan Ahlan Djumadil,akan mengabdikan diri mereka untuk membangun daerah menuju lima tahun yang akan datang. “pilkada adalah momentum penting untuk menentukan arah pembangunan kami hadir dengan gagasan dan solusi yang konkret untuk mengatasi berbagai persoalan di Halmahera Tengah,” ujar Ahlan dalam wawancara eksklusif. Ahlan, yang berpasangan dengan […]

expand_less