Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bukan Sekadar Kewajiban Hukum, Harita Nickel Transformasikan Reklamasi Jadi Komitmen Pemulihan Ekosistem

Bukan Sekadar Kewajiban Hukum, Harita Nickel Transformasikan Reklamasi Jadi Komitmen Pemulihan Ekosistem

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

Redaksi24, Jakarta– Di tengah tuntutan global akan praktik pertambangan yang berkelanjutan (responsible mining), paradigma mengenai reklamasi pascatambang di Indonesia mulai bergeser. Tidak lagi sekadar dipandang sebagai syarat administratif untuk mempertahankan izin operasi, reklamasi kini bertransformasi menjadi strategi inti perusahaan untuk memulihkan fungsi vital lingkungan.

Selama bertahun-tahun, istilah reklamasi sering kali disalah artikan oleh banyak pihak sebagai aktivitas penghijauan semata, atau sekadar menanam pohon di atas lahan bekas galian agar terlihat kembali asri. Namun, pendekatan Harita Nickel melampaui pemahaman visual tersebut.

Pengamat Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI),  Tri Edhi Budhi Soesilo, dalam wawancaranya menekankan bahwa reklamasi yang benar harus dikembalikan pada definisi legal yang kuat, yakni UU No. 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Reklamasi adalah kegiatan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya,” ujar Tri Edhi.

Ia menggarisbawahi bahwa kata kunci dari seluruh upaya ini adalah “berfungsi kembali”. Artinya, keberhasilan reklamasi diukur dari pulihnya interaksi, interdependensi, dan harmoni antar-elemen alam di lokasi tersebut. Pandangan ahli inilah yang menjadi basis operasional Harita Nickel di lapangan, memastikan bahwa setiap langkah reklamasi memiliki dampak ekologis yang terukur.

Melalui operasi pertambangannya di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Harita Nickel menempatkan diri sebagai salah satu pionir yang menerjemahkan kewajiban hukum menjadi komitmen etis pemulihan ekosistem secara menyeluruh.

Harita Nickel menyadari aktivitas ekstraksi sumber daya alam, khususnya di sektor hulu, secara alamiah membuka tutupan vegetasi dan mengupas lapisan tanah. Hal ini tidak hanya mengubah rona bentang alam, tetapi juga memutus rantai fungsi ekologis yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, tanggung jawab perusahaan tidak berhenti pada saat bijih nikel berhasil dimurnikan di hilir, melainkan berlanjut hingga lahan bekas tambang mampu “bernapas” dan berfungsi kembali.

“Menyadari bahwa fungsi ekosistem pada awalnya terganggu, maka sudah menjadi kewajiban pemegang IUP untuk memulihkannya. Di situlah letak urgensi sesungguhnya,” pungkas Tri Edhi.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atraksi Bambu Gila Meriahkan Festival Akebay Pulau Maitara

    Atraksi Bambu Gila Meriahkan Festival Akebay Pulau Maitara

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    R24,Maitara, Atraksi Bambu Gila seringkali dilakukan dalam berbagai ivent salah satunya kegiatan Festival Akebay 2024 untuk melestarikan kearifan lokal dan memberikan hiburan kepada pengunjung guna menarik kunjungan wisatawan dari potensi kebudayaan dan sektor pariwisata di Pulau Maitara. Bambu Gila adalah salah satu permainan rakyat Maluku Utara. Pelaksanaannya memerlukan tujuh orang dengan seorang pawang yang membacakan […]

  • Humanis dan Edukatif, Polres Halteng Sosialisasikan Pentingnya Helm kepada Pengendara

    Humanis dan Edukatif, Polres Halteng Sosialisasikan Pentingnya Helm kepada Pengendara

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Humas polda
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Redaksi24, Ternate- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Halmahera Tengah terus menggaungkan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Pada Jumat (10/10/2025), jajaran Satlantas turun langsung ke jalan-jalan utama Kota Weda untuk melaksanakan sosialisasi penggunaan helm kepada pengendara sepeda motor. Kasat Lantas Polres Halmahera Tengah, IPTU Masqun Abdulkish, memimpin langsung kegiatan tersebut. Bersama personelnya, ia memberikan edukasi secara humanis […]

  • Musda VI PERHAPI Malut: Mengokohkan Kolaborasi dan Sinergi SDM Pertambangan

    Musda VI PERHAPI Malut: Mengokohkan Kolaborasi dan Sinergi SDM Pertambangan

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Redaksi24, Ternate – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Perwakilan Daerah Maluku Utara sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI pada Kamis, 17 Oktober 2024, bertempat di Royal’s Resto and Function Hall, Kota Ternate. Acara bergengsi ini mengusung tema yang relevan dengan tantangan industri pertambangan saat ini, yakni Kolaborasi dan Sinergi SDM Pertambangan Dalam Performa Pengelolaan Sumberdaya […]

  • Besok, Yusmin Diberangkatkan Haji Robert ke Jakarta untuk Berobat 

    Besok, Yusmin Diberangkatkan Haji Robert ke Jakarta untuk Berobat 

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Redaksi24, HALUT-Harapan baru hadir bagi Yusmin (33), warga Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara, yang sejak 2021 menderita Quadriplegia Incomplete (G82.52). Melalui program NHM Peduli, Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert Nitiyudo Wachjo, akan memberangkatkan Yusmin ke Jakarta guna mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Keberangkatan Yusmin dijadwalkan berlangsung besok, Senin (22/9/2025), menggunakan pesawat […]

  • Tiga Pemuda Halmahera Selatan Kuasai Alat Berat Berkat Program Harita Group

    Tiga Pemuda Halmahera Selatan Kuasai Alat Berat Berkat Program Harita Group

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Redaksi 24, Halsel- Tiga pemuda asal Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, berhasil menguasai keterampilan mengoperasikan alat berat setelah mengikuti program pelatihan dari Harita Group. Ketiga pemuda tersebut masing-masing Rifais Abdul Rahman dari Desa Modopolo, Ruslan Ibrahim dari Desa Awangoa, dan Firman Syah Kasim dari Desa Labuha. Sebelumnya, mereka bekerja di perusahaan tambang Harita Nikel tanpa […]

  • TMMD ke-122: Kebersamaan TNI dan Masyarakat Membangun Halmahera Tengah

    TMMD ke-122: Kebersamaan TNI dan Masyarakat Membangun Halmahera Tengah

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Redaksi24, Halteng– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 yang dilaksanakan sejak 2 Oktober 2024 di Halmahera Tengah membawa perubahan signifikan bagi masyarakat. Selama sebulan, TNI bersama warga bahu-membahu membangun infrastruktur demi kesejahteraan desa. Salah satu hasil paling mencolok dari program ini adalah pembangunan sumur bor di Desa Geng. Sebelumnya, warga mengalami kesulitan mendapatkan air […]

expand_less