Breaking News
Categories
  • Advtorial
  • Business
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Nasional
  • Opini
  • Papua
  • Pariwisata
  • Technology
  • Halmahera Utara Dapat Alokasi Cetak Sawah 1.067 Hektare, Pemda siapkan penambahan lahan

    Agu 12 202638 Dilihat

    R24, HALUT— Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mendapat alokasi program cetak sawah seluas 1.067 hektare dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan membuka lahan pertanian baru di Provinsi Maluku Utara.

    Penandatanganan kontrak cetak sawah di Provinsi Maluku Utara dilaksanakan di Markas Komando Daerah Militer XV/Pattimura, Ambon, Provinsi Maluku, Rabu (12/8/2026).

    Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, didampingi Kepala Dinas Pertanian Halmahera Utara Piet Hein Onthony, SP.

    Bupati Piet Hein Babua bilang dari total alokasi awal program cetak sawah Provinsi Maluku Utara sebesar 1.900 hektare, Kabupaten Halmahera Utara mendapat porsi terbesar, yakni 1.067 hektare.

    Sementara itu, Kabupaten Halmahera Timur mendapat alokasi 532 hektare dan Kabupaten Halmahera Selatan sebanyak 301 hektare.

    Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara masih diberikan kesempatan hingga akhir pekan depan untuk mengusulkan penambahan luas lahan guna mengoptimalkan pelaksanaan program tersebut.

    “Khusus untuk Halmahera Utara, Pemda Halut diberikan kesempatan hingga akhir minggu depan untuk mengajukan penambahan luasan lahan guna mengoptimalkan pelaksanaan program tersebut,” ujar Bupati.

    Bupati juga  mengapresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian serta Pangdam XV/Pattimura atas dukungan dan kebijakan yang diberikan bagi Kabupaten Halmahera Utara, khususnya dalam program percetakan sawah.

    Ia menyebut, dari alokasi yang telah ditetapkan sebesar 1.067 hektare, potensi lahan yang tersedia di Halmahera Utara sebenarnya mencapai sekitar 2.980 hektare.

    Menurutnya, besarnya alokasi tersebut menunjukkan adanya potensi pengembangan sektor pangan di Halmahera Utara. Lokasi program cetak sawah berada di Kecamatan Kao Barat yang selama ini banyak dihuni masyarakat transmigran.

    Bupati meminta Dinas Pertanian segera membangun kolaborasi yang seimbang antara masyarakat pendatang dan masyarakat lokal dalam pengelolaan lahan pertanian tersebut.

    Ia juga mendorong adanya perubahan pola pertanian dari tanaman perkebunan jangka panjang menuju tanaman pangan jangka pendek yang dapat mendukung ketahanan pangan daerah.

    “Kalau selama ini kita punya pala, kelapa, cengkeh dan lain-lain, kita harus bergeser kepada tanaman jangka pendek,” kata Bupati.

    Bupati berharap Camat Kao Barat, pemerintah desa, masyarakat, serta jajaran Dinas Pertanian dapat proaktif memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program cetak sawah seluas lebih dari seribu hektare di wilayah tersebut.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Halmahera Utara Piet Hein Onthony bersama jajarannya menyatakan kesiapan untuk mendukung dan menyukseskan program cetak sawah yang telah ditandatangani oleh Bupati Halmahera Utara.

    “Kami menyampaikan optimisme penuh bahwa program ini dapat berjalan lancar dan mencapai sasaran dengan melibatkan Pemerintah Daerah dalam setiap tahapan, memberikan waktu kerja yang memadai kepada tim survei, serta melibatkan masyarakat petani sejak awal,” ujarnya.

    Program cetak sawah ini diharapkan tidak hanya memperluas areal pertanian, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara. ( Humas)

    Share to

    Related News

    Wabup Halut Hadiri Rakor TKPK Malut, Lim...

    by Agu 11 2026

    R24, HALUT– Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim...

    Baru Dilantik, Ketua PD FSP KEP SPSI Mal...

    by Agu 11 2026

    R24, MALUKU UTARA — Baru saja menerima amanah sebagai Ketua PD FSP KEP SPSI Maluku Utara, Aswar Sa...

    Satlantas Polres Halmahera Tengah Bagika...

    by Agu 11 2026

    R24, HALTENG-Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Lalu ...

    Dubes Singapura Apresiasi Penanganan Kor...

    by Agu 08 2026

    R24, HALUT- Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Halmahera Utara akan menjalin  hubungan kerjasama den...

    Bupati Halut Buka Rakor Penilaian Kerang...

    by Agu 06 2026

    R24, HALUT-Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua,menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan dan Penila...

    Menko Pangan: KDKMP Harus Jadi Motor Eko...

    by Agu 05 2026

    R24, Ternate, – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Koperasi Desa/Kelurahan M...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Kapolda Malut Tegaskan Konflik Sibenpopo–Bane...


    R24, HALTENG-Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si, menegaskan bahwa konflik yang terjadi antara masyarakat Desa Sibenpopo dan...

    11 Apr 2026

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultim...


    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with ...

    07 Feb 2024

    Pemda Halut Gelar Halal Bihalal di Dama Kecamat...


    R24, HALUT– Halal Bihalal Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara dengan masyarakat kecamatan Loloda Kepulauan tahun 1447 H/2026 dilak...

    21 Apr 2026

    Domestikasi Kepiting Kelapa di Desa Gemia, Tim ...


    R24, HAlTENG – Salah satu sumber daya perikanan unggulan di Desa Gemia, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, yakni Kepiting Kel...

    17 Mei 2026

    Hamas leader killed in Lebanon; IDF withdrawing...


    The killing of Hamas leader Saleh al-Arouri in a reported drone strike in Beirut will be perceived as a warning to Iran, which has armed and fin...

    07 Feb 2024
    back to top