R24, TERNATE_Musrenbang RKPD Provinsi Maluku Utara yang digelar di Hotel Bela pada Kamis pagi, 7 Mei 2026, dihadiri sejumlah pejabat daerah serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara.
Dalam forum tersebut, Rektor Universitas Hein Namotemo, Dr. Hendriane Namotemo, S.S., M.M., menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) di Maluku Utara di tengah pesatnya perkembangan industri.
Menurutnya, kemajuan industri yang begitu cepat belum diimbangi dengan kualitas SDM lokal yang memadai. Kondisi ini dikhawatirkan membuat masyarakat daerah hanya menjadi penonton akibat keterbatasan kemampuan dan pengetahuan untuk mengikuti perkembangan industri.
“Kami melihat industri berkembang sangat pesat, namun kualitas SDM masih jauh dari harapan. Jangan sampai masyarakat kita hanya menjadi penonton karena keterbatasan ilmu pengetahuan dan kemampuan dalam menghadapi perkembangan industri,” ujarnya.
Ia mengatakan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan persoalan tersebut agar mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, khususnya dalam mendukung pengembangan kampus-kampus lokal.
Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, terutama dalam bentuk bantuan anggaran guna meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di perguruan tinggi lokal agar mampu menyesuaikan kebutuhan dunia industri.
“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah provinsi untuk kampus-kampus di Maluku Utara, sehingga dapat menyiapkan fasilitas pendidikan yang lebih baik dan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja,” katanya.
Ia juga menyoroti tingginya jumlah sarjana di Maluku Utara yang belum sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri agar lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja
No comments yet.