R24, HALUT– Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2026 dengan penuh khidmat di depan Kantor Bupati Halut, Jalan Ir. Hein Namotemo, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Selasa 2 Mei 2026.
Unsur Forkopimda, DPRD, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, akademisi, insan pers, hingga masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi Ahmad menegaskan bahwa perjalanan panjang daerah tersebut tidak lepas dari perjuangan para tokoh pemekaran yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah.
“Momentum HUT ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menghargai jasa para pejuang pemekaran yang telah berjuang menghadirkan Kabupaten Halmahera Utara hingga terus berkembang seperti saat ini,” ujar Kasman.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah akan terus membuka ruang terhadap kritik dan masukan masyarakat demi memperkuat pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan penanganan stunting, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan potensi sumber daya alam.
Menurutnya, tema HUT tahun ini yang mengangkat simbol kelapa sebagai potensi unggulan daerah menjadi semangat bersama untuk mendorong Halmahera Utara menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menekankan pentingnya menghormati sejarah dan jasa para tokoh pendiri daerah.
“Ada pepatah mengatakan, jika engkau berteduh di bawah pohon, jangan lupakan siapa yang menanamnya. Karena itu, kita tidak boleh melupakan jasa para pejuang pemekaran Kabupaten Halmahera Utara,” kata Piet Hein Babua.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah saat ini fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas kelapa sebagai potensi unggulan Halmahera Utara.
“Kami berharap Tobelo ke depan dapat berkembang menjadi salah satu pusat ekspor di Provinsi Maluku Utara yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah, hingga percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting.
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan, di antaranya pembangunan jalan tani, pemulihan infrastruktur pascabencana, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Halmahera Utara sehingga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Momentum peringatan hari jadi daerah ini diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Halmahera Utara menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
No comments yet.