Redaksi24@ • Mei 02 2026 • 519 Dilihat

R24, Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan seleksi Sekolah Kedinasan pola pembibitan tahun 2026 yang diperuntukkan bagi putra-putri daerah.
Program ini diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara, Sofifi, Sabtu (2/5/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara, Zulkifli Bian, mengatakan program ini menjadi kesempatan emas bagi generasi muda daerah untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sekolah kedinasan bukan sekadar melanjutkan pendidikan, tetapi juga wujud pengabdian bagi putra-putri daerah untuk berkontribusi di Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” ujar Zulkifli.
Menurutnya, melalui kerja sama dengan sejumlah sekolah kedinasan nasional seperti Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), peluang bagi putra-putri daerah untuk bersaing secara nasional semakin terbuka.
“Melalui STIS, STAN, dan STTD, kesempatan terbuka lebar bagi putra-putri daerah untuk berkembang, bersaing secara kompetitif, dan menjadi ASN profesional,” tambahnya.
Program ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan kedinasan bagi generasi muda Maluku Utara. Selain mendapatkan pendidikan berkualitas nasional, peserta yang lulus juga berpeluang diangkat langsung menjadi ASN.
Untuk tahun 2026, total kuota yang disediakan sebanyak 26 orang, dengan rincian 10 kuota untuk STAN, 10 kuota untuk STTD, dan 6 kuota untuk STIS. Skema pembiayaan dilakukan secara bersama, yakni 60 persen ditanggung Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan 40 persen oleh peserta.
Zulkifli menegaskan, seleksi akan dilakukan secara terpusat oleh masing-masing perguruan tinggi dengan sistem yang transparan. Pemerintah daerah juga menetapkan sejumlah persyaratan khusus, di antaranya peserta harus merupakan putra-putri daerah Maluku Utara, berdomisili minimal 10 tahun, serta memiliki salah satu orang tua asli daerah.
“Jangan lewatkan kesempatan ini dan jangan lupa daftar. Ini masih tahap launching, untuk link pendaftaran akan segera diumumkan,” pungkasnya.
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing untuk mendukung pembangunan daerah.
R24, HALMAHERA TENGAH – Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, mengingatkan seluruh jajaran p...
R24, HALMAHERA TENGAH – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku...
R24, HALTENG – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terus mendorong pemerataan p...
R24, HALTENG- Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terus memperluas program pembangu...
R24, HALMAHERA TENGAH– Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, tengah mengalami transf...
HALMAHERA TENGAH – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utar...
R24, HALUT- Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XI tingkat kabupaten Halmahera Utara tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Halmahera Uta...
R24, HALUT- Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua,selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di S...
R24, HALUT-Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, di depan Kantor Bupati Halma...
R24, HALUT– Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara kembali berkolaborasi dengan tiga perguruan tinggi dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN)...
R24, HALUT – Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menghadiri kegiatan kampanye Perlindungan Anak yang dirangkaikan dengan deklarasi serta ...

No comments yet.