Redaksi24@ • Mei 17 2026 • 246 Dilihat

R24, HALUT -Nofebi Eteu, selaku kuasa hukum dari Piet Hein Babua menegaskan bahwa kliennya tidak pernah melakukan penyerobotan lahan warga di Desa Trans Hero, apalagi dengan menggunakan kekuasaannya saat ini.
Nofebi Eteua menegaskan bahwa kliennya Piet Hein Babua mengelola lahan di Trans Hero sudah 12 tahun dari 2013, dan dilantik menjadi Bupati Halut pada 25 Maret 2025
Jadi tidak benar jika dikatakan menggunakan kekuasaannya.
“Klien kami baru dilantik pada tanggal 25 Maret 2025, sementara lahan itu telah dikelolah sejak tahun 2013, dengan rens waktu kurang lebih 12 tahun, terus klien kami dituduh menggunakan kekuasaan untuk melakukan penyerobotan itu sangat tidak benar,” tegasnya Nofebi kuasa hukum Piet Hein Babua.
Ia menjelaskan, kliennya memperoleh dan mengelola objek lahan tersebut sejak tahun 2013, dengan membelinya dari warga setempat dan bukan dari lahan transmigrasi. Penetapan lahan Transmigrasi baru dilakukan pada tahun 2017 berdasarkan SK Menteri Nomor 118 Tahun 2017, tentang Penetapan Kawasan Transmigrasi.
“Klien kami memperoleh dan telah mengelolah objek tersebut sejak tahun 2013 dgn cara membeli dari warga setempat dengan adanya bukti jual beli dan bukan dari lahan transmigrasi. Penetapan lahan transmigrasi baru dilakukan pada tahun 2017 berdasarkan SK Menteri diatas,” Jelasnya Kuasa Hukum ini yang juga sebagai salah satu pendiri SALAWAKU LAW FIRM.
Jadi, sambungnya. Pada saat penetapan lahan transmigrasi dan penerbitan sertifikat atas objek tersebut adalah cacat prosedural dan dapat diduga adanya “permainan kotor” oknum dalam proses tersebut, dan itu sudah kami kantongi informasi dan datanya.
Ia juga bilang, Kliennya, sebenarnya telah mengambil langkah hukum sebelumnya. Namun karena saat ini beliau telah menjabat sebagai Bupati, maka beliau mengurungkan niat itu, mengingat beberapa oknum yang diduga terlibat dalam proses pengukuran sampai dengan penerbitan sertifikat itu adalah warga masyarakatnya termasuk dengan beberapa oknum pemegang sertifikat yang diduga cacat prosedural.
“Namun jika hal ini tidak digubris secara baik oleh pihak-pihak tersebut, maka klien kami tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum. Klien kami berharap adanya itikad baik dari pihak-pihak yang berselisih kemarin, untuk mencapai penyelesaian hukum secara kekeluargaan,” Ungkapnya.
Selaku kuasa hukum, Nofebi Eteua menegaskan bahwa kliennya tidak pernah melakukan penyerobotan tanah milik orang lain dengan menggunakan kekuasaan yang ada padanya. “klien kami telah memperoleh tanah tersebut sejak tahun 2013 dan ada surat jual belinya,” tegasnya.
R24,TERNATE — Menjelang pelaksanaan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang menempatkan Kota Te...
R24, Ternate– Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menghadiri sekaligus menyampaikan or...
R24, HALUT-Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Fun...
R24,HALBAR– Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku ...
R24, TERNATE — Maluku Utara memiliki potensi perikanan yang diperkirakan mencapai 10 triliun per t...
R24,HALUT-Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, memberikan sejumlah arahan penting kepada Aparatur...
R24, HALUT-Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara tetap menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur melalui pendanaan dari...
R24, HALUT – Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua bersama Forkopimda, melakukan peninjauan sekolah rakyat dalam rangka persiapan Masa Pe...
R24, HALUT- Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, secara resmi mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat serta pelaku usaha untuk berpartisipa...
R24, Jakarta – Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas...
R24,HALBAR– Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara Ny. Rinny Arif melaksanakan kunjungan ...

No comments yet.