Redaksi24@ • Agu 11 2026 • 71 Dilihat

R24, MALUKU UTARA — Baru saja menerima amanah sebagai Ketua PD FSP KEP SPSI Maluku Utara, Aswar Salim langsung tancap gas melakukan konsolidasi organisasi.
Sejumlah kabupaten/kota di Maluku Utara mulai dipersiapkan untuk menghadapi rencana aksi serentak sebagai bagian dari gerakan buruh nasional dalam mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
Langkah konsolidasi tersebut menjadi sinyal bahwa jajaran FSP KEP SPSI Maluku Utara tidak ingin tinggal diam dalam dinamika pembahasan regulasi ketenagakerjaan yang dinilai menyangkut langsung kepentingan jutaan pekerja.
Untuk memastikan koordinasi di lapangan berjalan efektif, Aswar Salim telah menugaskan Ketua PC FSP KEP SPSI Halmahera Tengah (Halteng), Kasim Abdullah, sebagai koordinator persiapan aksi serentak di sejumlah wilayah Maluku Utara.
Kasim Abdullah mengatakan mulai komunikasi dan konsolidasi dengan jajaran pengurus serta keluarga besar KSPSI di beberapa kabupaten/kota. Konsolidasi tersebut diarahkan untuk memastikan kesiapan organisasi apabila instruksi aksi secara resmi dikeluarkan oleh pimpinan KSPSI di tingkat nasional.
Dua Minggu ke Depan, Buruh Maluku Utara Siaga
keluarga besar KSPSI di sejumlah daerah di Maluku Utara akan berada dalam kondisi siaga satu selama dua minggu ke depan.
Status tersebut dimaksudkan sebagai kesiapsiagaan organisasi untuk merespons setiap arahan dan instruksi dari Presiden KSPSI di Jakarta terkait pelaksanaan aksi serentak.
“Selama dua minggu ke depan, keluarga besar di beberapa kabupaten/kota akan siaga satu menunggu arahan dan instruksi dari Presiden KSPSI di Jakarta untuk melakukan aksi serentak,” kata Kasim.
Lanjut Kasim, kesiapsiagaan tersebut bukan sekadar mobilisasi massa, melainkan bagian dari proses konsolidasi organisasi agar setiap langkah yang diambil di daerah tetap berada dalam satu garis komando dan agenda perjuangan buruh secara nasional.
Kasim menegaskan, koordinasi dengan sejumlah daerah di Maluku Utara terus dilakukan untuk mematangkan kesiapan masing-masing wilayah.
Ternate hingga Weda Dipetakan sebagai Titik Aksi
Sejumlah wilayah yang disebut masuk dalam persiapan aksi antara lain Kota Ternate, Tobelo di Halmahera Utara, Maba di Halmahera Timur, serta Weda di Halmahera Tengah.
Keempat wilayah tersebut memiliki posisi strategis dalam jaringan organisasi buruh di Maluku Utara.
Karena itu, koordinasi lintas kabupaten/kota menjadi salah satu fokus utama menjelang kemungkinan dikeluarkannya instruksi aksi dari tingkat nasional.
Konsolidasi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa apabila instruksi aksi diterbitkan, jajaran organisasi di daerah sudah berada dalam kondisi siap bergerak dan mampu menjalankan agenda secara terkoordinasi.
Kawal RUU Ketenagakerjaan, Bukan Sekadar Aksi Jalanan
Rencana aksi serentak ini merupakan bagian dari dukungan terhadap gerakan koalisi buruh tingkat nasional yang dipimpin langsung Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea,
Agenda utama gerakan tersebut adalah mengawal pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
Bagi organisasi buruh, pembahasan regulasi ketenagakerjaan bukan persoalan administratif semata.
Setiap perubahan aturan dapat berdampak langsung terhadap kehidupan pekerja, mulai dari hubungan industrial, kepastian kerja, perlindungan tenaga kerja, hingga kesejahteraan buruh.
Karena itu, keterlibatan organisasi pekerja dalam proses pembahasan regulasi menjadi bagian penting dari perjuangan untuk memastikan kepentingan buruh tidak terpinggirkan.
Dukungan dari daerah, termasuk Maluku Utara, menjadi penting karena persoalan ketenagakerjaan tidak hanya terjadi di pusat-pusat industri di Pulau Jawa. Maluku Utara juga memiliki karakteristik ketenagakerjaan tersendiri, terutama dengan berkembangnya aktivitas industri pertambangan dan sektor-sektor pendukungnya.
Konsolidasi Diperkuat, Instruksi Pusat Ditunggu
Di tengah persiapan tersebut, jajaran FSP KEP SPSI Maluku Utara masih menunggu arahan resmi dari pimpinan KSPSI di tingkat nasional mengenai waktu, bentuk, serta teknis pelaksanaan aksi
Kasim juga menyampaikan bahwa aksi serentak tersebut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Ketua Umum FSP KEP SPSI dalam memperjuangkan kepentingan kaum buruh.
Bagi jajaran KSPSI Maluku Utara, konsolidasi ini sekaligus menjadi ujian awal terhadap soliditas organisasi di bawah kepemimpinan baru Aswar Salim Salim.
Kepemimpinan Baru, Tantangan Baru
Kepemimpinan Aswar Salim di PD FSP KEP SPSI Maluku Utara kini memasuki fase awal yang penuh tantangan. Setelah pelantikan, konsolidasi organisasi dan kesiapan menghadapi agenda nasional menjadi salah satu langkah awal yang langsung mendapat perhatian.
Keputusan menunjuk Kasim Abdullah sebagai koordinator aksi menunjukkan adanya upaya membangun koordinasi lintas daerah agar seluruh elemen organisasi dapat bergerak dalam satu komando.
Jika instruksi aksi serentak benar-benar dikeluarkan oleh pimpinan nasional, maka perhatian publik di Maluku Utara akan tertuju pada sejauh mana konsolidasi yang telah dilakukan mampu diterjemahkan menjadi gerakan buruh yang terorganisasi, tertib, dan menyampaikan tuntutan secara jelas.
Untuk saat ini, seluruh jajaran di daerah masih menunggu komando resmi dari Jakarta.
Namun satu hal sudah jelas: mesin konsolidasi FSP KEP SPSI Maluku Utara mulai bergerak. Dari Ternate, Tobelo, Maba hingga Weda, barisan buruh tengah dipersiapkan untuk mengawal suara pekerja dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
R24, HALUT-Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang A...
R24, HALUT — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) kembali memperkuat sinergi dengan dunia ...
R24, TERNATE – Wisata agro melon di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Ma...
R24, TERNATE – Anggota DPR RI daerah pemilihan Maluku Utara, Izzuddin Alqassam Kasuba, menggelar k...
R24, HALTENG – Sekelompok emak-emak di Desa Baka Jaya, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tenga...
R24, HALUT– Setelah lebih dari dua dekade sejak berdiri pada 2003, Kabupaten Halmahera Utara akhir...
R24, HALUT-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menggelar rapat Paripurna penyerahan catatan dan rekomendasi ...
R24, TERNATE – Wisata agro melon di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, terus menarik perhatian masyarak...
Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with ...
R24,HALUT-Setelah sukses mengembangkanHilirisasi buah kelapa. Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara kembali bekerja sama dengan Universita...
R24, HALUT– Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan DPRD Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 dilaksanakan pada ...

No comments yet.