Breaking News
Categories
  • Advtorial
  • Business
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Nasional
  • Opini
  • Papua
  • Pariwisata
  • Technology
  • Program RINDANG BERSERI di 7 kecamatan di Ternate Sukses Jaga Inflasi

    • Agu 14 2026 • 114 Dilihat

    R24, TERNATE-Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tantangan perubahan iklim, serta

    dinamika distribusi pangan antarwilayah, pengendalian inflasi membutuhkan pendekatan yang semakin komprehensif. Oleh karena itu, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat maupun Tim Pengendalian Inflasi Daerah.

    Berdasarkan data BI Maluku Utara perkembangan inflasi Provinsi Maluku Utara hingga Juli 2026, Kota Ternate sebagai kota IHK dengan bobot terbesar di Provinsi Maluku Utara mencatat inflasi sebesar 4,35% (yoy) (Maluku Utara 3,95%), jauh di

    atas sasaran inflasi nasional 2,5+1%, dengan inflasi kumulatif mencapai 4,82% (Maluku Utara 4,46%). Tekanan inflasi tersebut masih didominasi

    kelompok volatile food, terutama komoditas seperti ikan cakalang, tomat, dan cabai rawit, dan komoditas startegis lainnya.

    Kepala kantor perwakilan bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila mengatakan, Kondisi ini menunjukkan bahwa pengendalian inflasi harus dimulai dari sisi hulu melalui penguatan pasokan pangan. Oleh karena itu, sejalan dengan arahan Gubernur Maluku Utara pada High Level Meeting TPID, Bank Indonesia Maluku Utara berkomitmen menjalankan Program Unggulan

    Tahun 2026, “Maluku Utara Bangkit Jaga Inflasi,” yang diwujudkan melalui Program RINDANG BERSERI “Rica dan Kangkung dalam Kampung Berkualitas dan Asri”. Ungkap Handi

    Handi mengatakan, Program ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang diinisiasi Bank Indonesia sebagai bentuk penguatan strategi pengendalian inflasi melalui kerangka 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

    Artinya, gerakan menanam rica dan kangkung ini bukan sekadar kegiatan penghijauan ataupun lomba antarwilayah, melainkan sebagai investasi sosial untuk membangun ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketika masyarakat mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka ketergantungan terhadap pasokan dari

    luar daerah akan berkurang, gejolak harga menjadi lebih terkendali. Berdasarkan kerangka GPIPS Tahun 2026, pelaksanaan program pengendalian inflasi daerah diarahkan melalui 7 (tujuh) program unggulan yang mencakup peningkatan produktivitas, penguatan ketahanan pangan, kerja sama antar-daerah, fasilitasi distribusi pangan, pasar murah, penguatan neraca pangan, serta penguatan koordinasi dan komunikasi.

    Darikeseluruhan kerangka tersebut, kegiatan gerakan menanam rica dan kangkung dalam pekarangan diarahkan untuk mendukung Program 7 –Penguatan Koordinasi dan Komunikasi, khususnya Subprogram 7a – Penguatan Koordinasi dan Sinergi Kelembagaan melalui forum diseminasi/sosialisasi.

    Kegiatan dimaksud menjadi sarana untuk kepentingan  pengendalian inflasi dan ketahanan pangan kepada masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam penyediaan pangan secara mandiri melalui pemanfaatan lahan pekarangan,sehingga pesan pengendalian inflasi dapat diterjemahkan ke dalam aksi nyata di tingkat rumah tangga dan komunitas.

    Handi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang kuat dari Tim Penggerak PKK Kota Ternate yang telah berperan sebagai penggerak utama dalam pelaksanaan Program RINDANG BERSERI di 7 (tujuh) kecamatan Kota Ternate. Pelaksanaan program telah dimulai pada tanggal 7 Agustus 2026 di Kecamatan Ternate Utara dan dilanjutkan secara

    berturut-turut di Kecamatan Ternate Selatan, Ternate Pulau, Ternate Barat, Pulau Moti, Pulau Hiri, hingga pada siang hari ini ditutup di Kecamatan Ternate Tengah. Tutup

    Share to

    Related News

    Ada Anggota Polisi di Sofifi Tekuni Budi...

    by • Sep 17 2026

    R24, SOFIFI — Budidaya melon hidroponik tidak hanya dilakukan oleh petani. Di Sofifi, Maluku Utara...

    Obi Tak Hanya Punya Tambang, Pertanian M...

    by • Sep 08 2026

     R24, HALSEL– Kemarau panjang sempat membuat petani di Desa Buton, Kecamatan Obi, nyaris menyerah...

    ISEI Malut Dorong Ekonomi Biru Jadi Stra...

    by • Agu 19 2026

    R24, TERNATE — Maluku Utara memiliki potensi perikanan yang diperkirakan mencapai 10 triliun per t...

    Audiensi dengan BWS Malut, Bupati Halut ...

    by • Agu 14 2026

    R24, HALUT — Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, menyempatkan diri melakukan audiensi dengan K...

    Halmahera Utara Dapat Alokasi Cetak Sawa...

    by • Agu 12 2026

    R24, HALUT— Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mendapat alokasi program cetak sawah seluas 1.067...

    Baru Dilantik, Ketua PD FSP KEP SPSI Mal...

    by • Agu 11 2026

    R24, MALUKU UTARA — Baru saja menerima amanah sebagai Ketua PD FSP KEP SPSI Maluku Utara, Aswar Sa...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Akademisi Dorong Penguatan SDM Lokal


    R24, TERNATE_Musrenbang RKPD Provinsi Maluku Utara yang digelar di Hotel Bela pada Kamis pagi, 7 Mei 2026, dihadiri sejumlah pejabat daerah sert...

    07 Mei 2026

    Peletakan Batu Pertama Gereja Syalom Fidi Jaya,...


    R24, HALTENG-Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan G...

    16 Sep 2026

    Polsek Pelabuhan Ahmad Yani Tingkatkan Pengawas...


    R24, Ternate – Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Ahmad Yani melaksanakan razia minuman keras (miras) dan barang ilegal lainnya di atas kap...

    14 Apr 2026

    Inflasi Terjaga Langkah Maju Membangun Halmaher...


    R24, HALUT— Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menggelar kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (T...

    24 Sep 2026

    Pemda Halut Raih Sertifikat Eliminasi Malaria d...


    R24, HALUT- Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pengharg...

    29 Jul 2026
    back to top