Redaksi24@ • Agu 14 2026 • 83 Dilihat

R24, TERNATE-Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tantangan perubahan iklim, serta
dinamika distribusi pangan antarwilayah, pengendalian inflasi membutuhkan pendekatan yang semakin komprehensif. Oleh karena itu, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat maupun Tim Pengendalian Inflasi Daerah.
Berdasarkan data BI Maluku Utara perkembangan inflasi Provinsi Maluku Utara hingga Juli 2026, Kota Ternate sebagai kota IHK dengan bobot terbesar di Provinsi Maluku Utara mencatat inflasi sebesar 4,35% (yoy) (Maluku Utara 3,95%), jauh di
atas sasaran inflasi nasional 2,5+1%, dengan inflasi kumulatif mencapai 4,82% (Maluku Utara 4,46%). Tekanan inflasi tersebut masih didominasi
kelompok volatile food, terutama komoditas seperti ikan cakalang, tomat, dan cabai rawit, dan komoditas startegis lainnya.
Kepala kantor perwakilan bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila mengatakan, Kondisi ini menunjukkan bahwa pengendalian inflasi harus dimulai dari sisi hulu melalui penguatan pasokan pangan. Oleh karena itu, sejalan dengan arahan Gubernur Maluku Utara pada High Level Meeting TPID, Bank Indonesia Maluku Utara berkomitmen menjalankan Program Unggulan
Tahun 2026, “Maluku Utara Bangkit Jaga Inflasi,” yang diwujudkan melalui Program RINDANG BERSERI “Rica dan Kangkung dalam Kampung Berkualitas dan Asri”. Ungkap Handi
Handi mengatakan, Program ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang diinisiasi Bank Indonesia sebagai bentuk penguatan strategi pengendalian inflasi melalui kerangka 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.
Artinya, gerakan menanam rica dan kangkung ini bukan sekadar kegiatan penghijauan ataupun lomba antarwilayah, melainkan sebagai investasi sosial untuk membangun ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketika masyarakat mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka ketergantungan terhadap pasokan dari
luar daerah akan berkurang, gejolak harga menjadi lebih terkendali. Berdasarkan kerangka GPIPS Tahun 2026, pelaksanaan program pengendalian inflasi daerah diarahkan melalui 7 (tujuh) program unggulan yang mencakup peningkatan produktivitas, penguatan ketahanan pangan, kerja sama antar-daerah, fasilitasi distribusi pangan, pasar murah, penguatan neraca pangan, serta penguatan koordinasi dan komunikasi.
Darikeseluruhan kerangka tersebut, kegiatan gerakan menanam rica dan kangkung dalam pekarangan diarahkan untuk mendukung Program 7 –Penguatan Koordinasi dan Komunikasi, khususnya Subprogram 7a – Penguatan Koordinasi dan Sinergi Kelembagaan melalui forum diseminasi/sosialisasi.
Kegiatan dimaksud menjadi sarana untuk kepentingan pengendalian inflasi dan ketahanan pangan kepada masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam penyediaan pangan secara mandiri melalui pemanfaatan lahan pekarangan,sehingga pesan pengendalian inflasi dapat diterjemahkan ke dalam aksi nyata di tingkat rumah tangga dan komunitas.
Handi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang kuat dari Tim Penggerak PKK Kota Ternate yang telah berperan sebagai penggerak utama dalam pelaksanaan Program RINDANG BERSERI di 7 (tujuh) kecamatan Kota Ternate. Pelaksanaan program telah dimulai pada tanggal 7 Agustus 2026 di Kecamatan Ternate Utara dan dilanjutkan secara
berturut-turut di Kecamatan Ternate Selatan, Ternate Pulau, Ternate Barat, Pulau Moti, Pulau Hiri, hingga pada siang hari ini ditutup di Kecamatan Ternate Tengah. Tutup
R24, HALSEL– Kemarau panjang sempat membuat petani di Desa Buton, Kecamatan Obi, nyaris menyerah...
R24, TERNATE — Maluku Utara memiliki potensi perikanan yang diperkirakan mencapai 10 triliun per t...
R24, HALUT — Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, menyempatkan diri melakukan audiensi dengan K...
R24, HALUT— Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mendapat alokasi program cetak sawah seluas 1.067...
R24, MALUKU UTARA — Baru saja menerima amanah sebagai Ketua PD FSP KEP SPSI Maluku Utara, Aswar Sa...
R24, HALUT-Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang A...
R24, TERNATE – Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi Ahmad, menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang d...
R24, HALUT-Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus memantapkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Maluku Utara ke-V mela...
R24, JAKARTA– Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, berada di kantor Direktorat Bea dan Cukai di Jakarta. Didampingi oleh Kepala Dinas P...
R24, HALUT – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda berkunjung ke Halmahera Utara, dengan agenda mengunjungi Sekolah SMA Negeri 1 Halmahera ...
R24, HALTENG-Topeng cokaiba diiringi tabuhan rebana dan lantunan zikir, menghidupkan suasana kampung di Halmahera Tengah Maluku Utara setiap tah...

No comments yet.