Redaksi24@ • Agu 14 2026 • 17 Dilihat

R24, HALUT — Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, menyempatkan diri melakukan audiensi dengan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara di Ternate, Kamis (13/8/2026).
Dalam audiensi tersebut, pihak BWS Maluku Utara memaparkan sejumlah program dan kegiatan tahun anggaran 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Utara.
Program tersebut di antaranya rehabilitasi unit air baku di Wangongira, pembangunan sumur air tanah untuk mendukung Sekolah Rakyat di Desa Kukumutuk, pembangunan jaringan irigasi air tanah, peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama yang menjadi kewenangan BWS Maluku Utara, pembangunan tanggul dan perbaikan Sungai Asmiro, serta penanganan pascabencana Ake Aru.
Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada sinkronisasi program cetak sawah baru dengan pembangunan dan ketersediaan jaringan irigasi yang menjadi bagian dari tugas BWS Maluku Utara.
Bupati Halmahera Utara Bupati Piet Hein Babua mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara untuk terus berkoordinasi dengan BWS Maluku Utara terkait berbagai program pembangunan yang dilaksanakan di daerah.
Menurutnya, hasil koordinasi tersebut sangat positif. Selama dua tahun kepemimpinannya, yakni 2025 dan 2026, sejumlah program dari BWS Maluku Utara telah masuk dan dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Utara.
“Dari hasil percakapan ini sangat luar biasa. Dua tahun berturut-turut, 2025 dan 2026, banyak sekali program kegiatan yang ada di Halmahera Utara. Bahkan tahun ini sekitar seratus miliar lebih akan dikucurkan untuk pembangunan irigasi di Halmahera Utara,” ujar Piet.
Ia menegaskan, berbagai program tersebut harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Bupati berharap Halmahera Utara ke depan tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil kelapa, tetapi juga mampu berkembang menjadi salah satu lumbung pangan, khususnya beras, di Provinsi Maluku Utara.
“Program dan kegiatan yang ada di Halmahera Utara sungguh-sungguh merupakan kebutuhan masyarakat. Kita berharap ke depan Halmahera Utara bukan hanya dikenal sebagai Kabupaten Kelapa, tetapi bisa menjadi lumbung padi di Provinsi Maluku Utara,” katanya.
Optimisme tersebut semakin kuat dengan adanya tambahan program cetak sawah seluas 1.067 hektare di Halmahera Utara. Menurut Piet, pembukaan lahan sawah baru harus dibarengi dengan dukungan infrastruktur irigasi agar lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.
“Apalagi tahun ini ada penambahan pencetakan sawah sebanyak 1.067 hektare. Tentunya harus didukung oleh irigasi yang merupakan bagian dari tugas BWS Provinsi Maluku Utara,” jelasnya.
Piet menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, BWS Maluku Utara, Dinas Pertanian, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR).
Ia menyebutkan, berbagai program yang masuk ke Halmahera Utara merupakan hasil koordinasi dan sinkronisasi usulan antara pemerintah daerah dengan BWS Maluku Utara.
“Koordinasi dan kerja sama antara BWS Provinsi Maluku Utara dan Pemda Halmahera Utara sangat luar biasa. Apa yang dilakukan BWS di Halmahera Utara merupakan hasil koordinasi dan kerja sama dengan Dinas PUTR dan Dinas Pertanian, yang melakukan sinkronisasi berbagai usulan program dan kegiatan,” ungkapnya.
Bupati mengatakan, pengembangan 1.067 hektare lahan sawah baru nantinya dapat menjadi bagian dari upaya diversifikasi sektor pertanian. Selama ini kelapa menjadi salah satu komoditas unggulan Halmahera Utara, namun ke depan pemerintah daerah ingin memperkuat pengembangan sektor pangan.
“Dengan seribu hektare ini menjadi kolaborasi pertanian dan perkebunan. Kelapa yang hari ini menjadi primadona, ke depan akan ada pengembangan baru di bidang pangan,” tutur Piet.
Atas dukungan tersebut, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala BWS Maluku Utara beserta seluruh jajarannya atas berbagai program pembangunan yang telah diarahkan ke Kabupaten Halmahera Utara.
R24, TERNATE-Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tantangan perubahan iklim, serta dinamika dist...
R24, HALUT— Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mendapat alokasi program cetak sawah seluas 1.067...
R24, MALUKU UTARA — Baru saja menerima amanah sebagai Ketua PD FSP KEP SPSI Maluku Utara, Aswar Sa...
R24, HALUT-Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang A...
R24, HALUT — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) kembali memperkuat sinergi dengan dunia ...
R24, TERNATE – Wisata agro melon di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Ma...
R24, Ternate-Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait persiapan masuknya Kapal Pelni KM Tatamail...
R24, TERNATE — PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Ternate, Maluku Utara, menyembelih 10 ekor hewan kurban pada momen Hari Raya Idul A...
R24, HALTENG Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, tidak main-main melakukan kunjungan ke fasilitas pelayanan produksi air bersih Water...
R24-HALTENG-Jika Anda mencari pengalaman kuliner yang lengkap di pusat Kota Weda, maka Cafe Resto Susiru-ku layak masuk dalam daftar utama. Hadi...
R24, Maluku Utara-kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, secara resmi membuka Gelar Operasional (GO) Triwulan ...

No comments yet.