Redaksi24@ • Jun 22 2026 • 16 Dilihat

R24, HALUT — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) kembali memperkuat sinergi dengan dunia akademik melalui penerimaan resmi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Khairun (UNKHAIR) Ternate, dan Universitas Halmahera (UNIERA) Tobelo.
Program pengabdian lintas perguruan tinggi tersebut memasuki tahun keempat pelaksanaannya sejak pertama kali digelar pada 2023. Kehadiran mahasiswa dari tiga kampus ini diharapkan mampu memperkuat pembangunan desa melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan, serta pengembangan potensi lokal di Halmahera Utara.
Prosesi penerimaan berlangsung di Ruang FTJ Kantor Bupati Halmahera Utara, Senin (22/6). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Halut Wenas Rompis, Kepala Dinas Sosial Andarias Masakke Panimba, para dosen pembimbing lapangan, kepala desa lokasi penempatan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.
Sebanyak 66 mahasiswa terlibat dalam KKN Kolaborasi 2026. Mereka terdiri atas 30 mahasiswa UGM, 20 mahasiswa UNKHAIR, dan 16 mahasiswa UNIERA yang akan menjalankan program pengabdian di lima desa pada tiga kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara.
Kelima desa tersebut meliputi Desa MKCM dan Desa Gamsungi di Kecamatan Tobelo, Desa Mahiya dan Desa Tanjung Niara di Kecamatan Tobelo Tengah, serta Desa Pale di Kecamatan Tobelo Selatan.
Program ini turut didampingi sejumlah akademisi dari masing-masing perguruan tinggi. Universitas Halmahera didampingi Dr. Lilian Apituley, Universitas Khairun didampingi Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (P3KM) sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Prof. Dr. Hamidin Rasud, sedangkan Universitas Gadjah Mada didampingi Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Halmahera Utara, Wenas Rompis menegaskan pelaksanaan KKN Kolaborasi yang konsisten selama empat tahun berturut-turut menunjukkan kuatnya kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat.
Menurutnya, keberlanjutan program tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi akademik tidak hanya berfungsi sebagai wahana pembelajaran mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa.
“Kerja sama ini sudah memasuki tahun keempat sejak 2023. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat dan berkelanjutan dari tahun ke tahun,” ujar Wenas.
Ia menjelaskan, pelibatan Dinas Sosial dalam proses penerimaan mahasiswa merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan koordinasi dan pendampingan program agar setiap inovasi maupun rekomendasi yang lahir dari kegiatan KKN dapat ditindaklanjuti secara optimal.
Wenas juga meminta seluruh pemerintah desa lokasi penempatan untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa selama berada di tengah masyarakat.
“Pemerintah desa diharapkan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Kehadiran mahasiswa harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan mempercepat berbagai program pembangunan di tingkat desa,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara turut memberikan apresiasi terhadap capaian tiga angkatan KKN Kolaborasi sebelumnya yang dinilai berhasil menghadirkan dampak positif bagi masyarakat. Berbagai program yang dijalankan mahasiswa disebut mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan desa, hingga peningkatan partisipasi warga dalam pembangunan.
Menurut Wenas, keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi angkatan 2026 untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis sekaligus menghadirkan inovasi baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
R24, HALUT-Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang A...
R24, TERNATE – Wisata agro melon di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Ma...
R24, TERNATE – Anggota DPR RI daerah pemilihan Maluku Utara, Izzuddin Alqassam Kasuba, menggelar k...
R24, HALTENG – Sekelompok emak-emak di Desa Baka Jaya, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tenga...
R24, HALUT– Setelah lebih dari dua dekade sejak berdiri pada 2003, Kabupaten Halmahera Utara akhir...
R24, HALTENG, Provinsi Maluku Utara, kini dikenal sebagai salah satu pusat industri nikel terbesar d...
Gaza is in ruins, with Israeli forces laying siege to the entire strip and leveling swaths of the enclave. An estimated 80% of its population of...
R24, HALUT – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di lapangan upacara Kan...
R24, Jakarta- Penandatanganan Komitmen PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM)dan Pemerintah Daerah Halmahera Utara untuk pembangunan Rumah Sakit di ...
R24, Maluku Utara-kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, secara resmi membuka Gelar Operasional (GO) Triwulan ...
R24, HALUT- Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Utara (Halut) Drs.E.J.Papilaya, MTP ,kembali melantik sejumlah pejabat struktural eselon II, III...

No comments yet.