Redaksi24@ • Jun 30 2026 • 17 Dilihat

R24, HALUT-Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) di Hotel Green Land Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (30/6). Kegiatan ini mengangkat tema “Imigrasi Untuk Rakyat Melalui Sinergi Lintas Instansi dalam Tim Pengawasan Orang Asing.”
Ketua Pelaksana TIMPORA yang juga Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Sigit Ari Wibowo, mengatakan rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk memperkuat basis data serta pemetaan keberadaan orang asing di wilayah Halmahera Utara.
Menurutnya, forum tersebut bertujuan mengidentifikasi isu-isu intelijen dan pengawasan terkini terkait aktivitas warga negara asing sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan wisatawan mancanegara pada sektor pariwisata di sejumlah destinasi strategis.
“Melalui rapat ini diharapkan terbangun sinergi antarinstansi dalam pertukaran informasi, deteksi dini, serta pelaksanaan pengawasan orang asing yang sistematis, cepat, dan terukur guna mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan daerah,” ujar Sigit.
Ia mengakui keterbatasan personel di lapangan masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan pengawasan. Karena itu, kolaborasi aktif seluruh anggota tim dinilai menjadi kunci keberhasilan pengawasan orang asing di daerah.
Rapat koordinasi tersebut diikuti unsur aparat penegak hukum dan sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Halmahera Utara, Gleen Ontoni, yang mewakili Bupati menyampaikan bahwa Halmahera Utara memiliki posisi strategis dari sisi investasi dan mobilitas orang asing.
Menurutnya, pertumbuhan pembangunan dan aktivitas ekonomi telah mendorong peningkatan keberadaan tenaga kerja asing maupun kunjungan warga negara asing di wilayah tersebut.
Selain itu, potensi pariwisata Halmahera Utara juga menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara sehingga perlu diimbangi dengan pengawasan yang efektif.
“Melalui TIMPORA, kita harus memastikan setiap warga negara asing yang berada di Halmahera Utara mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” kata Ontoni.
Ia menegaskan pengawasan harus dilakukan secara proaktif melalui deteksi dini dan pertukaran informasi yang cepat antarinstansi.
Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk merumuskan rekomendasi konkret guna memperkuat sinergi pengawasan serta menjaga keamanan dan stabilitas wilayah di Kabupaten Halmahera Utara.
R24, HALUT — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) kembali memperkuat sinergi dengan dunia ...
R24, TERNATE – Wisata agro melon di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Ma...
R24, TERNATE – Anggota DPR RI daerah pemilihan Maluku Utara, Izzuddin Alqassam Kasuba, menggelar k...
R24, HALTENG – Sekelompok emak-emak di Desa Baka Jaya, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tenga...
R24, HALUT– Setelah lebih dari dua dekade sejak berdiri pada 2003, Kabupaten Halmahera Utara akhir...
R24, HALTENG, Provinsi Maluku Utara, kini dikenal sebagai salah satu pusat industri nikel terbesar d...
The killing of Hamas leader Saleh al-Arouri in a reported drone strike in Beirut will be perceived as a warning to Iran, which has armed and fin...
R24, HALUT- Wabup juga menegaskan bahwa tahun 2027 akan menjadi periode strategis dalam perjalanan pembangunan daerah, sehingga diperlukan peren...
R24, TERNATE-Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (M...
R24, TENGAH-Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil, menghadiri kegiatan IWIP Award Ke-4 dalam rangka...
R24, Jakarta- Penandatanganan Komitmen PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM)dan Pemerintah Daerah Halmahera Utara untuk pembangunan Rumah Sakit di ...

No comments yet.