Breaking News
Categories
  • Advtorial
  • Business
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Nasional
  • Opini
  • Papua
  • Pariwisata
  • Technology
  • Jaga Ekonomi Petani, Bupati Halut Gelar Audensi dengan Front Petani Kelapa dan PT.NICO.

    Agu 03 202641 Dilihat

    R24, HALUT– Upaya menjaga ekonomi masyarakat petani kelapa, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua merespon keluhan petani Kelapa, dan menegaskan PT NICO tidak boleh membeli dibawa harga Rp.2 000. Bupati juga membuka pintu masuk bagi investor atau pembeli baru buah kelapa.

    Hal itu ditegaskan Bupati Piet Hein Babua saat menerima perwakilan petani kelapa yang mengatasnamakan Front Petani Kelapa Halmahera dan pihak Management PT NICO di ruang meeting Fredy Tjandua (FTJ) lantai dua kantor Bupati setempat 3 Agustus 2026.

    Dalam dialog, Front Petani Kelapa Halmahera meminta PT NICO untuk kembali meninjau harga buah kelapa yang dibeli dari petani dengan harga Rp.1,700. Menurut mereka harga tersebut terlalu rendah dibandingkan dengan biaya operasional petani. Selain itu, mereka juga mendesak PT NICO agar memperhatikan jalan tani masyarakat. Karena, dengan adanya aktivitas truck pengangkut buah Kelapa milik PT NICO, jalan tani menjadi rusak.

    Tuntutan itu kemudian dijelaskan oleh pihak management PT NICO, bahwa harga beli buah kelapa oleh PT NICO sebesar Rp.2.200/buah dan bukan Rp.1.700/buah. Harga 2.200, menurut management PT NICO sudah menjadi standar untuk saat ini dengan adanya penurunan harga di pasar Global.

    “Harga PT NICO Rp.2.200/buah, bukan Rp.1.700/buah. Dan harga Rp.2.200 ini sudah menjadi standar saat ini dengan pengaruh pasar Global,” ucapnya Rita Sasetio.

    Sementara itu Bupati menegaskan dengan adanya pengaruh harga pasaran Global saat ini, PT NICO tidak boleh membeli buah kelapa dari petani dibawah harga Rp.2000/buah. Karena jika harga dibawa 2000 terlalu rendah, dan sebagai Pemda kami tidak mau itu.

    “Saya minta PT.NICO, untuk tidak membeli dengan harga dibawah Rp.2.000/buah. Karena harga dibawah Rp.2000 sangat tidak wajar, dan sebagai Bupati saya tegaskan itu,” ucapnya Bupati.

    Bupati juga telah memerintahkan kepada Kadis Perindag untuk segera mencari investor pembeli buah kelapa, jika harga yang ada di PT. NICO dianggap rendah. Namun, sejak minggu lalu hingga saat ini, kata Bupati. Belum adanya investor yang masuk untuk membeli buah kelapa karena pasaran global masih mempengaruhi.

    “Jadi, jika ada masyarakat atau siapa saja punya kolega investor yang ingin membeli buah kelapa di Halmahera Utara, saya persilahkan masuk dan Pemda akan menerima dan mendata,” pungkasnya Bupati Piet Hein Babua.

    Bupati juga menjelaskan terkait Perda Hilirisasi, tidak ada perintah untuk masyarakat menjual buah kelapanya kepada PT NICO atau industri, yang ada yaitu larangan membawa keluar buah kelapa utuh, yang akan dikelola di luar daerah. Maka harus setengah jadi atau dalam bentuk prodak. Agar manfaatnya juga dapat diterima oleh daerah.

    “Jadi, bagi masyarakat yang tidak mau menjual buah kelapa ke Industri atau PT NICO dan hanya ingin membuat kopra tidak ada masalah. Itu pilihan para petani sendiri, mau jual dalam bentuk Kopra atau langsung ke Industri atau PT NICO, silahkan tidak ada larangan dalam Perda Hilirisasi,” tegasnya Bupati.

    Bupati juga mengatakan,terkait persoalan harga yang diterima oleh Petani saat ini dengan harga Rp.1.700/buah, Pemda akan memanggil seluruh pengumpul dan melakukan pertemuan dengan Front Petani Halmahera dan PT NICO untuk meminta penjelasan terkait harga tersebut.

    “Jadi pada hari Kamis, kita akan bertemu lagi dengan para pengepul disni bersama Fron Petani Kelapa Halmahera, pihak PT NICO dan Pemda untuk meminta penjelasan atas harga yang diterima petani kelapa,” tutupnya Bupati.

    Share to

    Related News

    Halmahera Utara Dapat Alokasi Cetak Sawa...

    by Agu 12 2026

    R24, HALUT— Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mendapat alokasi program cetak sawah seluas 1.067...

    Wabup Halut Hadiri Rakor TKPK Malut, Lim...

    by Agu 11 2026

    R24, HALUT– Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim...

    Satlantas Polres Halmahera Tengah Bagika...

    by Agu 11 2026

    R24, HALTENG-Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Lalu ...

    Dubes Singapura Apresiasi Penanganan Kor...

    by Agu 08 2026

    R24, HALUT- Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Halmahera Utara akan menjalin  hubungan kerjasama den...

    Bupati Halut Buka Rakor Penilaian Kerang...

    by Agu 06 2026

    R24, HALUT-Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua,menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan dan Penila...

    Menko Pangan: KDKMP Harus Jadi Motor Eko...

    by Agu 05 2026

    R24, Ternate, – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Koperasi Desa/Kelurahan M...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Puluhan Emak-Emak Pedagang di Ternate Mengamuk,...


    Ternate – Puluhan pedagang emak-emak di Pasar Higienis, Kota Ternate, mengamuk dan meluapkan kemarahan kepada petugas pasar pada Jumat pagi (2...

    24 Apr 2026

    Kepedulian dan solidaritas, ASN Halteng Ikut ba...


    R24, HALTENG-Bupati Halmahera Tengah memimpin apel sore yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Halmahera Tengah. Apel Sore ini dihadiri oleh...

    30 Apr 2026

    Piet Hein Babua, Hadiri Acara Pisah Sambut Pang...


    R24, HALUT- Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan Oscar Bertho Mene, menghadiri acara Pisah Sambut ...

    14 Apr 2026

    Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (...


    R24, HALUT-Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus memantapkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Maluku Utara ke-V mela...

    11 Mei 2026

    Bupati Halteng Dorong Kesejahteraan Buruh


    R24, HALTENG, Provinsi Maluku Utara, kini dikenal sebagai salah satu pusat industri nikel terbesar di Indonesia Timur. Kehadiran sejumlah perusa...

    01 Mei 2026
    back to top